selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Isnin, Mei 05, 2008

Rakyatku


Selasa, 18 Maret 2008.

Saat terbangun untuk malaksanakan shalat tahajud, saya membangunkan Yasin sebab sudah ngak pantas untuk dibiarkan tidak shalat, dan ia mau mengerjakan shalat walau hanya dua rakaat.

Saat akan berangkat kekantor, mempersiapkan air akki setelah itu baru diketahui jiaklau ban sepeda motor kempes, secepatnya membawa ke depan untuk di tambal, sewaktu motor di dorong dilihat oleh Sarjono dan ia menyarankan untuk di pompa terlebihj dahulu baru dihidupkan motornya dan samapi disana agak ringan dan cepat, tukang tambal ban di depan kompleks perumahan itu juga baru buka kedainya, motor saya arahkan kesana dan ternyata ban dalam tergesek oleh benjolan ban luar bagian dalam, terlihat dari bentuk luka ban nya yang membekas memanjang, bukan satu titik tusukan jikalau ban itu terkenan paku.

Setelah selesai ditambal ban di lapis ban dalam di bagian yang ada benjolannya dan balik kerumah untuk persiapan berangkat kekantor.

Sebelumnya berankat sempat makan makanan yang sedianya akan dibawa kekantor untuk dimakan kekantor, kerena sekarang sudah lapar ya terpaksa makan saja makanan itu. Enak juga.

Perjalanan lancar dan yang mengecewakan adalah jalanan mulai sepi ternyata orang-orang sudah pada libur, saya tidakkkkk, apa yang dicari.

Liburan.... merupakan bayangan saja layaknya
Berapa banyak uang yang harus disiapkan
Sehingga tak seimbang antara tenaga dengan waktu yang dibuang dengan hasil yang diharapkan
Liburan disemua tempat
Bukan berarti kepuasan nantinya yang akan didapat
Sebab
Permasalahan utama masih mengganjal
Yaitu kelaparan dan ke tiadaan masyarakat
Yang menyakitkan mata
Berjumlah banyak
Adakah orang-orang yang makan dari uang rakyat
Mau mikirkan sebagian
Untuk rakyat juga
Kalau di ingat
Sebenarnya mereka bisa berkuasa kerena rakyat memilihnya
Mengapa sekarang disaat rakyat tertekan ekonominya
Ia tidak menolong
Padahal mereka dibayar dari uang rakyat

medesign tagihan koran bulanan


Sabtu, 15 Maret 2008.

Puasa hari ini untuk membayar hari Kamis kemaren ngak puasa, agak siang membayar tagihan langganan Kompas, Rp 29 000 untuk bulan February, Rp 50 000,- untuk bulan Maret dan Rp 50 000 ,- untuk bulan April, tetapi uangnya kurang Rp 25 000, disarankan nanti dibayar tagihan bulan depan.
Seharusnya uang langganan sebulan itu Rp 67 000,- tetapi saya ,mengambil sebulannya Rp 50 000,- dengan penerbitan 23 hari. sehingga sewaktu membayar nanti dengan mengeluarkan uang seratus ribu itu dah termasuk dua bulan.

Alasannya apa, ekonomi lagi menurun. dahulu sebelum punya penghasilan semasa masih mahasiswa malahan langganan koran hanya seminggu sekali yaitu setiap hari minggu, kalau orang itu amsih hidup pastinya ia akan bertanya mana mahasiswa yang berlangganana koran hanya seminggu sekali itu ?

Malam hari pasang desferal untuk yasin sebanyak 3 ampul.