Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Isnin, Februari 07, 2011

Banjir di Australia






Senen, 10 Januari 2011.

Barangkat ke kantor setelah sekian lama belum mampir juga kesana, perjalanan hari ini di awali dengan kemacetan yang luar biasa di jalan Simatupang, terpaksanya mencari jalan pintas lagi belok kiri menuju kompleks Angkatan Laut Cilandak, jalan ini merupakan jalan potong kemacetan yang parah di depan global High scope education Australia tersebut.
Ditambah lagi kemacetan akibat lampu merah di persimpangan Fatmawati.
Jalan potong ini paling sering di lewati oleh sepeda motor tetapi sekarang ada juga mobil yang melewati jalan ini, soalnya jalan kecil ini kalau sudah macet kerena bertemunya dua mobil di jalan kecil, berhenti nafas sudah.

Tidak ada jalan lain.

Target hari ini mulai mengerjakan laporan tetapi ada saja data yang kurang.

Shalat Dzuhur dan Ashar di lakukan di masjid, ada rencana akan buka puasa saja di kantor, tetapi setelah shalat Ashar terbisikan suara halus untuk pulang saja, walau makanan sudah di bawa dari rumah tanpa nasi.

Akhirnya sore ini pulang juga, sempat membeli butir bakso kiloan yang satu bungkusnya Rp 26 000,- seukur 1000 gram dan setibanya di rumah, buka puasa masih 30 menit lagi, terlihat ibunya mempersiapkan buka puasa dengan bakso panas tetapi proses membuat bakso akhirnya bakso selesai setelah shalat maghrib, dan ternyata Fifinya sangat menyukai makanan ini sampai nambah nasi lima kali kata mamanya.






Selasa, 11 Januari 2011.


Di kantor mendadak kesunyian pagi di pecahkan dengan iringan lagu ulang tahun berarti ada yang berulang tahun saya sampai ngak tahu siapa yang berulang tahun dan yang saya salami malahan yang tidak berulang tahun, salah pengertian saja, akhirnya di betulkan juga siapa yang berulang tahun yaitu pak Wawan.


Bencana alam melanda Queensland Australia, tayangan televisinya saya lihat kemaren sore, dan saya berfikir, situasi nya memang sulit, daerah datar dan sangat terbuka, beberapa berita yang saya sunting dari BBC London adalah :

Seorang wanita tewas akibat banjir Australia
Seorang pengemudi mobil wanita tewas akibat terbawa arus banjir di negara bagian Queensland, Australia.
Dua orang juga sudah dilaporkan hilang.
Banjir besar di Queensland sudah melanda lebih dari 20 kota dan berdampak ke lebih dari 200 ribu orang.
Walaupun air banjir sudah mulai surut namun di beberapa tempat seperti di kota Rockhampton yang berpeduduk 77,000 jiwa, air banjir belum mencapai puncaknya.
Penduduk kota Rockhampton sudah mulai meninggalkan tempat tinggalnya dan Walikota Rockhampton, Brad Carter, memperingatkan bahwa sekitar 40 % dari kotanya akan terkena dampak banjir.
Penerbangan komersil di bandar udara Rockhampton sudah dihentikan dan jalan-jalan utama ke kota dari arah selatan dan barat sudah terputus.

Korban di Queensland mungkin bertambah



Pemerintah Queensland masih terus mencari sejumlah korban banjir.
Pejabat di negara bagian Queensland, Australia melaporkan hingga saat ini setidaknya ada 72 orang yang masih hilang akibat bencana banjir di kawasan tersebut.
Dari jumlah korban yang hilang itu, petugas penyelamat baru menemukan 8 korban yang telah dinyatakan tewas.
Perdana Menteri Negara Bagian Queensland Anna Bligh mengatakan bencana itu sebagai "waktu paling gelap" sejak peristiwa banjir terjadi.
Dari delapan korban tewas yang berhasil ditemukan, dua diantaranya adalah anak-anak. Dia mengingatkan jumlah korban tewas kemungkinan akan terus bertambah.
"Kejadian yang berawal dari wilayah Toowomba bisa digambarkan sebagai kondisi alam yang tidak normal, ini merupakan air bah yang tidak biasa dan seperti berasal dari tempat yang tidak kita ketahui," kata Brigh seperti dikutip dari Australian Broadcasting Corporation.
Biaya besar
Hingga saat ini proses penyelamatan terus dilakukan termasuk dengan mengerahkan sejumlah helikopter untuk membantu korban yang kemungkinan masih terjebak di atas atap rumah mereka.
Badai tropis yang mulai terjadi pada bulan November lalu telah memicu terjadinya banjir terburuk dalam satu dekade terakhir ini di Queensland dan mengakibatkan sekitar 200 ribu orang di seluruh negara bagian itu terkena dampaknya.
Perkiraan cuaca memperkirakan hujan masih akan terus turun dan sejumlah laporan juga menyebutkan banjir juga terjadi di New South Wales.
Perdana Menteri Australia, Julia Gillard memperingatkan bahwa proses perbaikan di wilayah itu akan memakan waktu yang cukup lama.
Banjir yang berlangsung lama di wilayah Queensland telah mengakibatkan sejumlah jalan dan jalur kereta ikut rusak tidak hanya itu hasil panen di kawasan itu juga ikut hancur.
Sementara industri batubara juga ikut berhenti akibat banjir.
Pemerintah negera bagian itu memperkirakan dana sekitar 3 miliar pounds untuk membangun kembali rumah, jaringan bisnis, infrastruktur dan kerugian ekonomi akibat bencana ini.

AUSTRALIA
Banjir Brisbane Memburuk dan Mencemaskan
Selasa, 11 Januari 2011 | 13:33 WIB

CNN
Hujan lebat menyebabkan Sungai Fitzroy di Rockhampton, Queensland, meluap pekan lalu sehingga menggenangi rumah-rumah.


BRISBANE, KOMPAS.com - Banjir bandang yang sedang melanda kota Brisbane, Australia, diperkirakan akan merendam 6.500 rumah dan menghantam pusat bisnis, kata walikota Campbell Newman, Selasa (11/1/2011).



Newman mengatakan, hujan yang tidak henti-henti akan menyebabkan bencana berskala besar yang akan melanda ibukota negara bagian Queensland pada Kamis mendatang jika arus Sungai Brisbane mencapai puncak ketinggian sebagaimana diproyeksikan dan akan berdampak pada sekitar 14.900 orang. "Jadi situasinya sangat serius," kata Newman kepada wartawan.

"Hari ini sangat signifikan, besok yang buruk, dan Kamis akan sangat berdampak bagi warga dan bisnis." Newman mengatakan, situasi berubah cepat. Dia telah mengarahkan para pejabat di manajemen bencana lokal untuk merencanakan penampungan bagi sekitar 3.500 orang.




Rabu, 12 Januari 2011.



Semalam pulang dari kantor setelah makan malam dan setelah mengerjakan shalat Isya sekitar jam 20.00 malam, musibah berupa pecah ban terjadi di jalan Simatupang, saat itu saya melaju kencang tiba- tiba terasa ban belakang kok berayun dan lemes, saya minggir minta jalan memecah keramaian, ternyata kempes, saya dorong ke POM bensin terdekat yang ada pompanya setelah di pompa angin ngak mau masuk berarti pecah dalam, saya dorong motor menuju pelayanan buka pasang ban dan saya selalu membawa ban dalam, jaga- jaga kalau peristiwa tengah malam seperti ini. Akhirnya pulang agak malam, sepanjang jalan terutama setelah jalan di luar Jakarta, mata ngantuknya luar biasa, terpaksanya mengemudi kendaraan bermotor sambil tidur.

Kalau pagi ini sudah bisa ke kantor lagi, jangan tanya capainya badan, tetapi tanyalah minum apa tadi pagi, jus sayur, jus sayur yang hebat, pagi ini sudah mengantar saya untuk bergiat kembali, jus sayur itu isinya : buah mengkudu 5 buah, tomat, buncis, wortel, ketimun, sawi, daun kumis kucing sedikit, blender, minum 4 gelas, kencingnya lancar, tidur sebentar, shalat dlhuha, berangkat kekantor.


Perkembangan terakhir di Indonesia, di kutip dari Radio Belanda siaran Indonesia


Di Indonesia belakangan bermunculan kelompok spiritualitas. Demikian tandas Ahmad Muttaqin dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, kepada Radio Nederland.
Ilmuwan yang tengah menyelesaikan desertasinya di Universitas Griffith Australia ini beberapa saat silam berada di Belanda untuk melakukan penelitian di KITLV, sebuah lembaga studi Asia Tenggara dan Karibia di Leiden. Bersama rombongan yang tergabung dalam program Young Leaders, ia mampir di Radio Nederland di Hilversum.
Spiritualitas hibrida
Ahmad Muttaqin mengatakan ia mempelajari kelompok-kelompok spritualitas yang menggabungkan elemen-elemen lokal dan global. "Dalam studi saya, saya sebut spritualitas hibrida atau hybride spirituality, " tandasnya.
Termasuk kelompok spiritualitas lokal misalnya adalah para pengikut apa yang zaman Orde Baru dulu disebut kelompok kebatinan. Sekarang ada semacam reproduksi dari kebatinan yang dicampuri dengan elemen-elemen luar, jelasnya.
Falun Gong
Akhir-akhir ini di Indonesia juga bermunculan kelompok spiritualitas yang tidak berakar di Indonesia. Sebagai contoh Muttaqin menyebut Falunggong dan Yoga. "Meskipun banyak orang kebatinan yang mengatakan mereka sama-sama melakukan meditasi, " tambahnya.
Menariknya, menurut ilmuwan dari UIN Sunan Kalijaga ini, sekarang di Indonesia muncul gejala penggabungan antara psikologi, manajemen dan spiritualitas. "Di Indonesia yang terjadi adalah gabungan antara humanistic psychology, personal development atau manajemen diri digabung dengan elemen-elemen spiritualitas."
Ada yang mengambil elemen lokal dan ada juga menyerap aspek-aspek sufisme atau tasawuf, tambah Muttaqin.
Di tengah berkembangnya kelompok spritualitas ini, di Indonesia juga semakin banyak para pendukung agama yang formalistik dan kaku. Banyak di antara mereka ini yang beranggapan bahwa tasawuf itu sebenarnya bukan murni Islam.
Kelompok formal
Kelompok spritualitas ini, menurut Muttaqin, justru merupakan reaksi terhadap orang-orang yang kaku atau rigid itu. Ahmad Muttaqin menyadari banyak orang asing yang menjadi pakar Indonesia atau Indonesianis yang melihat perkembangan Islam Indonesia semakin formal. Pasalnya mereka ini hanya melihat semakin kuatnya pendukung syariat Islam dan partai di Indonesia.
Muttaqin menambahkan, penganut aliran spiritualitas ini sikapnya lebih pluralis dan toleran dibandingakan dengan kelompok formalistik yang mayoritas itu. Ia melihat pula bahwa kelompok mayoritas merasa terancam dan menuduh para pendukung spiritualitas sudah keluar dari Islam atau penganut sinkretisme.
Juga banyak terjadi kekerasan terhadap orang-orang yang berbeda pendapat dengan kelompok main stream.
Tidak bisa dibendung
Namun berkat reformasi dan internet, arus kelompok spiritualitas tidak bisa dibendung lagi di Indonesia. Bukan hanya pengikut spritualitas saja yang bermunculan, tapi malah sudah ada orang-orang yang menyatakan dirinya seorang agnostik. Pesat atau tidaknya perkembangan kelompok ini tergantung pada sikap pemerintah.
Dulu orang mengira, hanya orang tua-tua saja yang menyukai kebatinan atau spritualitas. Tapi sekarang kenyataannya sudah berbeda, tambah Ahmad Muttaqin. Justru anak mudalah yang menghidupkan aliran spiritualitas.
Penelitian di Leiden
Untuk menyempurnakan penelitiannya, atas saran profesor yang memimbingnya, ilmuwan dari Yogya ini berkunjung ke Belanda. Alasanya terutama karena di Belanda ada KITLV, yang memiliki koleksi lengkap yang bisa dijadikan bahan desertasinya.
Ia menilai banyak koleksi yang di Indonesia tidak diopeni oleh masyarakat dan pemerintah, tapi di Belanda justru dipelihara dengan baik. "Untuk studi sejarah tentang Nusantara, tentang Indonesia, saya kira salah satu sumber yang lengkap ya di Belanda."

Apa yang terjadi di Sudan Afrika.


Ribuan orang Sudan kembali antre di depan TPS beberapa jam sebelum buka, pada hari kedua pemungutan suara referendum yang menuju kemerdekaan Sudan Selatan.
Referendum ini diramalkan akan membelah negara terbesar benua Afrika dan memerdekakan Sudan Selatan setelah perang saudara selama 55 tahun. Referendum ini menyebabkan emosi besar, baik di Utara maupun Selatan. Ada yang menyambutnya, ada pula yang merasa pahit terhadapnya. Salve Kiir, presiden Sudan Selatan, tak kuasa menahan air matanya begitu pemungutan suara Ahad lalu mulai berlangsung di Juba, ibukota wilayah Selatan.
Biarkan sendiri
Angelina Kor, 22 tahun, mahasiswi Universitas Juba, lahir di Utara dan baru datang ke Juba setahun silam, tetapi ia sudah percaya selatan harus merdeka. "Satu-satunya hal yang kami inginkan dari orang Utara adalah biarkan kami sendiri, saya sangat mendukung pemisahan, terutama karena sudah lama hidup di Utara, saya merasa itu bukan negeri saya."
Deng Leolong, pengemudi bis, juga menyatakan setuju kemerdekaan, tetapi dia masih prihatin dengan masa depan. "Masalahnya bukanlah persatuan atau perpisahan," demikian Deng Leolong, baginya masalahnnya adalah perang. Saya akan memberikan suara untuk pemisahan, dengan harapan perang akan berakhir.
Salim Salih, asal utara yang punya toko di pusat kota Juba, menolak menjadi takut. "Saya akan tinggal di Juba, sejauh saya aman, seperti sekarang. Sudah selama perang saya berada di sini, jadi kenapa saya harus pergi ketika sekarang sudah damai?" Salih menolak mengungkapkan pilihannya, ia hanya bicara diplomatis, "Saya tak bermasalah dengan warga Selatan."
Suku terasing
Jalan-jalan Juba meriah oleh dentuman drum Afrika dan masih juga dipenuhi oleh khalayak ramai yang bernyanyi dan menari. Tetapi di tempat lain suasanya tidak begitu meriah. Lebih dari 20 orang tewas akibat kekerasan sejak pemungutan suara dimulai. Pecah pertempuran antara pasukan Sudan Selatan SPLA dengan suku terasing di sepanjang perbatasan Utara Selatan. Juga antara suku-suku Arab serta warga Selatan yang di Abyei, wilayah minyak yang disengketakan. Diharapkan referendum akan mengakhiri kekerasan yang sudah puluhan tahun berkecamuk, tetapi dikhawatirkan para pemimpin Utara dan Selatan akan menggunakan milisi suku terasing itu untuk meneruskan perang.
Langkah-langkah pengamanan ketat terlihat di Khartoum, suasana ibukota Utara ini juga mencekam. Pernyataan para politisi dan pemberitaan media massa ibukota ini bernada pahit. Apalagi kalau menanggapi hasil referendum. Pemerintah dan kalangan oposisi saling tuduh karena gagal membuat persatuan sebagai pilihan yang menarik, seperti disepakati dalam perjanjian perdamaian yang dicapai tahun 2005. Paling sedikit ada setengah juga warga Selatan yang tinggal di Khartoum. Dan hanya beberapa ratus yang muncul di TPS ibukota.
Penampilan solo
Pada hari pertama pemungutan suara di Juba, ibukota wilayah Selatan, muncul Rebecca Garang, janda pemimpin dan pendiri SPLA yang legendaris itu. Adalah John Garang yang pada tahun 2005 menandatangani perjanjian perdamaian yang bermuara pada referendum Ahad kemarin. Tak lama kemudian dia tewas karena kecelakaan helikopter yang misterius.
Rebecca Garang yang berpakaian mencolok itu merupakan titik pusat perhatian media massa. Kepada pers dia menyatakan gembira melihat impian suaminya sekarang menjadi kenyataan. Dalam soal berlanjutnya perbedaan dengan Utara, Rebecca menyatakan, "saya prihatin dengan warga tersingkir di Pegunungan Nuba dan di Darfur, Sudan utara, dan saya menantikan hari-hari kemenangan mereka." Ia mengakhiri penampilan solo itu dengan doa dan air mata di musoleum almarhum suaminya.
Rebecca Garang sempat menjabat menteri, tetapi tidak bisa bekerjasama dengan pemerintah Selatan. Sekarang ia merupakan penasehat presiden di bidang gender dan hak-hak asasi manusia.
Referendum Sudan berlangsung selama sepekan. Mayoritas sederhana sudah bisa merupakan pemisahan; walapun jumlah pemberi suara harus mencapai 60 persen supaya hasil itu berlaku. Di Selatan sekitar 3,75 orang terdaftar sebagai pemilih.
Yang terjadi di Australia


BRISBANE- (ANP) Ratusan orang di tengah kota Brisbane, Australia, terpaksa mengungsi akibat ancaman banjir terburuk dalam 120 tahun.



Tercatat, 10 orang tewas dan 78 lainnya dinyatakan hilang akibat banjir bandang di Queensland.
Sebanyak 6500 rumah dan pusat kota Brisbane terancam tergenang karena luapan air dari sungai Brisbane. Peringatan banjir telah menyebabkan warga panik dan memborong supermarket.
"Supermarket lokal kami membuka 12 kassa, dan dipenuhi antrian panjang 50-60 orang. Mereka ingin memborong semua keperluan yang bisa dijadikan persediaan" kata salah satu warga Brisbane.
Rabu (12/1) akan menjadi hari yang menentukan bagi kota Brisbane yang berpenduduk 2 juta. Banyak yang cemas bahwa bendungan Wivenhoe tidak kuat membendung tekanan air yang kian menguat.

Yaman
SANAA (ANP/RTR) - Menteri luar negeri Amerika Serikat Hillary Clinton melakukan kunjungan dadakan di Yaman hari ini. Ia mendesak pimpinan Yaman menjalin kerjasama yang luas dengan Amerika Serikat mengingat ancaman al-Qaeda yang meningkat di semenanjung Arab itu.

,,Tidaklah memadai menjalin hubungan militer saja'', kata Clinton sesaat sebelum pesawatnya mendarat di Sanaa, ibukota Yaman. ,,Kami harus berupaya memperluas dialog; berdialog dengan pemerintah".
Untuk pertama kalinya selama 20 tahun seorang menteri luar negeri Amerika Serikat berkunjung ke Yaman.

Analisa, sebab Yaman di indikasikan sebagai penghimpun gerakan perlawanan Amerika yang paling baru setelah Afghanistan di bom habis oleh Amerika, tak henti- hentinya perlawanan itu.








Kamis, 13 Januari 2011.

Siang ini di beritakan jikalau Mandala Air line berhenti beroperasi ( radio Sonora ).

Dari Detik . com

Pada Rabu 12 Januari 2011, ribuan calon penumpang tiba-tiba terhentak. Mereka tidak bisa berangkat, Mandala Airline mengumumkan mereka berhenti terbang selama sebulan lebih. Ribuan orang kemudian bertanya-tanya, ada apa? Inilah misteri di balik berhentinya Mandala mengudara!

Ternyata yang membuat sayap perusahaan burung besi itu tidak bisa berkepak adalah persoalan utang yang diduga terlalu besar. "Jumlah utang yang kami hadapi sekarang ini belum bisa disampaikan karena masih menjalani proses filing di Pengadilan Niaga,” kata Presiden Direktur Mandala Airlines, Diono Nurjadin, di Jakarta, Rabu (12 Januari 2011. Jumlah utang itu akan segera diketahui dalam waktu dekat bila proses filing selesai.

Maskapai penerbangan Mandala Airlines secara resmi akan menghentikan sementara operasiya mulai Kamis 13 januari 2011 dan belum bisa memberikan rincian utang yang harus ditanggungnya. Pihak Mandala mengakui punya tunggakan utang yang besar dan memaksa perusahaan itu untuk berhenti operasi.

Banyak orang yang komplain, sebab pengembalian uangnya setelah tiga bulan.









Jumat, 14 Januari 2011.

Acara hari ini sepenuhnya ada di UIN, dalam rangka mencari data untuk laporan Pengelolaan Teknis tahun 2010.

Jam 11.00 sudah memasuki Ruangan yang dijadikan sekretariat pembangunan UIN, dan di dalam sudah ada pak Syaiful, langsung mengambil gelas dengan menuang sendiri air panas untuk membuat kopi nescafe yang ada di ruangan itu, saya ingatkan jangan bekerja dahulu sebaiknya shalat jumat dahulu, setelah shalat baru semua pekerjaan pemikiran dan upaya di mulai.

Shalat Jumat di masjid UIN dengan pengantar bahasa Inggris, untuk memberikan pemahaman yang sama terhadap mahasiswa asing yang kuliah di UIN.

Tempat wudhunya di bawah, hanya kurang tertib daerah batas sandal/sepatunya.

Makan siang di kantin UIN dengan pak Syaiful- UIN dengan menu makanan ikan mas yang di bumbu kuning, semua makanan kurang enak.

Membeli 7 buku yang lagi di korting di gerai LKIS UIN, total pembelian Rp 110 000,-

Masuk ruangan di lantai dua dan kembali sibuk dalam pencaharian data laporan pengelolaan teknis.

Pak Hamid masuk keruangan saya sarankan untuk membuat rapat hari Selasa besok.

Pulang dari UIN sekitar jam 17.30 sore hari, berjalan diantara bangunan tinggi ruang kuliah yang di dalamnya kosong sebab para mahasiswanya sudah pulang, padahal tadi pagi ramainya sebab ada wisuda hari ini.

Shalat maghrib di masjid Pajak sebelah kiri jalan dekat perempatan Rangunan.

Bapak tua dengan anak perempuan yangdi gendongnya setiap malam duduk di pertigaaan Mall Cijantung, saya pun tahu akan keberadaan nya, sehingga setelah dekat di tempat itu mesin motor di matikan dan saya berikan secarik uang untuk nya. Malam semakin naik.

Jam 20.00 masuk rumah langsung di hidangkan makan malam.





Sabtu, 15 Januari 2011.

Istri hilang bersama Fifi dan komputer yang akan di perbaiki, yang jelas tak nampak di mata, dicari di sela- sela warung makan di bawa siraman air hujan yang cukup deras, Tadi saat turun dari motor di ujung pertigaan perempatan Cileungsi itu, jelas Fifi dan ibunya turun di situ, kemudian saya mencoba mencari parkiran untuk meletakan motor di perempatan Cileungsi, di bawah jalan layang.

Tiba- tiba hujan turun, setelah motor di parkir di daerah aman tanpa lintasan, saya kembali ketitik di mana ibunya dan Fifi tadi turun di situ, sementara hujan turun, tetapi mereka tidak ada, tidak ada di situ, kemana bergerak berpindah tempat untuk mencari teduhan dari siraman hujan, sebab membawa komputer.

Saya mencoba menyelusuri bangku- bangku kosong dengan tenda plastik yang pendek para pedagang makanan di sekitar jalanan perempatan Cileungsi, perempatan menjadi sempit sebab luasan jalannya di ambil para pedagang ini.

Tidak di ketemukan juga, saya kembali ke arah motor di letakan dan menyebrang hingga jalan lurus Bekasi Cileungsi, juga ngak ada, balik lagi ke titik tadi di mana ibunya dan Fifi turun, juga ngak ada, kembali lagi ke bawah fly over dan mencari dudukan yang agak bersih, ada tempat duduk panjang di warung kopi, disana saya duduk dan mulai membuka Al- Quran dan membaca beberapa ayat Al Imran, dan terbersit dimana Fifi dan Ibunya duduk menunggu saya, akhirnya Al-Quran saya lipat kembali saya masukan ke dalam tas dan menyebrang jalan dibawah rintikan hujan dan akhirnya ketemu juga, mereka berdua duduk di dekat pedagang bakso.

Hampir 40 menit hanya puter- puter mencari orang hilang, yang jelas sudah ada waktu hilang, ngak bisa cepat. Naik angkot 121 tujuan kampung Rambutan. Setibanya di Terminal Kampung Rambutan, juga demikian naik bus way harus menunggu lagi, diatas bus saat bus tiba di terminal, dalam keadaan sepi, sehingga Fifi yang duduk di sampingku bisa mencari tempat duduk bebas dan sambil menaikan kaki segala, kemudian adzan shalat dzuhur terdengar, juga ngak bisa shalat, sampai di PGC ( Pusat Grosir Celilitan ), turun dari bus way harapannya naik bus way yang mengarah ke Ancol, lama di tunggu di sini hampir 40 menit ternyata bus way ancol ngak lewat sini, naik lagi bus way tapi turunnya di BAKN, nunggu lagi, ada saran naik aja dari kampung melayu, naik lagi bus way ke kampung melayu, dalam perjalanan ini lancar, dan setibanya di terminal kampung melayu, bus way ancol sudah menunggu, langsung naik dapat tempat duduk.

Berjalan bertiga menyebrangi rel kereta api di Mangga Dua, untuk memasuki kompleks harco, tempat service komputer. Naik ke lantai dua , dan lupa kerena sudah lama ngak kesini, seingat saya dekat pintu darurat, cari pintu darurat naik lagi satu tangga ternyata betul juga yang dicari ada dia, hanya saja sekarang anak buah yang membantu bongkar komputer anak- anak baru, saat komputer saya di lihat permasalahannya, ternyata lancar hidupnya, di rumah mati dan disini hidup.

Saat pulang sempat bertiga makan nasi berkedel dengan kuah sayur kuning yang cukup enak di halaman Harco, kembali menggotong komputer untuk memasuki halte busway, dibawah ujung halte busway Mangga Dua ada penjual otak-otak, istri membeli untuk oleh- olehnya Astari dan Yasin yang di rumah.

Busway lancar sore itu sampai kampung rambutan sudah gelap, saat masih di Kramatjati di sela macetnya kendaraan terdengar adzan maghrib, terpaksanya shalat maghrib tertunda lagi.
Lanjut dengan angkot Cileungsi 121, dan setibanya di Cileungsi malam itu baru ingat jikalau helm dan jiket tertinggal di Mangga Dua, sewaktu mendekati motor yang duduk dengan tenang di bawah jalan layang, banyak mata yang melihat, ia pikir, oh orang ini yang punya motor itu, pulang tanpa jiket dan helm, cukup dingin.



Minggu, 16 Januari 2011


Tiada ulasan: