Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Selasa, Oktober 06, 2009

Letter S patah

Minggu, 16 Agustus 2009.


Jam 03.00 sudah bangun, persiapan, jam 04.00 sudah mengerjakan shalat tahajud, dan sepeda sudah di ikat menyilang di motor dan mulai berjalan keluar dari kompleks perumahan.

Pagi yang dingin dan shubuh juga belum tiba, sehingga berkendaraan dengan membawa sepeda di belakangnya tidak terasa menghalangi.

Saat adzan shubuh terdengar saat mana posisi sudah jauh mendekati Cijantung, malahan sempat terpikirkan akan shalat shubuh di majsid kecil di Cijantung, tetapi sebaiknya di sekitar sini saja, mulai bertanya dimana masjid yang adzannya terdengar adri sini, di beri petunjuk arah dengan seorang yang berdiri di pinggir jalan, dan setelah memasuki gang masjid itu terlihat.

Motor diparkir tanpa harus menurunkan sepeda dan saya mengerjakan shalat shubuh berjamaah.

Tiba di kantor hari masih gelap, dan sewaktu sepeda saya turunkan teryata dari banyaknya manusia jajaran Departemen Pekerjaan Umum yang datang pagi itu, muncul pak Iwan, teman sewaktu mengikuti Adum di Makassar tahun 1977 beberapa tahun lalu.

Ia adalah orang yang sangat rajin membaca blog ini.

Tepat jam 06.30 acara bersepeda santai dengan pak Menteri PU di mulai, melewati patung api nan tak kunjung padam, kemudian senayan dan melawati jalan asia afrika di depan gelora senayan bung karno.

Dan di tempat inilah letter s sepeda saya patah, maklum sepeda bekas dan sekarang sedang menunggu angkutan terbuka untuk mengangkut sepeda yang bermasalah.

Setelah di. Lihat saya sudah tak berdaya dengan sepeda yang koit, banyak peserta yang bersimpati akan membantu, ada yang akan mencoba memutuskan rantainya, sehingga letter s sepeda bisa dikeluarkan dan sepeda di kendarai, tetapi setelah di coba akan memutuskan rantai, kerasnya bukan main.

Mobil angkutan terbuka berwarna hitam mulai datang, dan sepeda saya naikan ke mobil sementara saya naik di mobil di belakangnya, tetapi sebelum tiba di kantor, saya turun untuk berolah raga ber lari mengelilingi kantor departemen.


Banyak peserta yang berkumpul di halaman yang terjepit dengan bangunan kantor departemen pekerjaan umum itu, sementara dua tenda besar di penuhi dengan para penjabat PU.

Setelah mendapat bantuan satpam untuk menemukan mobil angkutan ban terbuka yang membawa sepeda saya, sepeda saya parkir dekan motor dan selanjutnya pulang, tetapi sebelumnya sempat menunggu nomer door prize yang nomer 0602 yang saya pegang ngak di panggil- panggil, dan telah memasukan namanya Yasin di celah bagian bawah di Masjid Al Azhar bagian sodaqoh.

Tiada ulasan: