Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Khamis, Mei 12, 2011

Tangki motor bocor




Senen, 4 April 2011

mendorong motor yang sejak hari jumat kemaren dikantor ketahuan jikalau tangki motor bocor dan dihari sabtunya hari itu Yasin memberitahu jikalau ada tetesan bensin di tangki motor, teoritis motor ngak bisa dipakai sehingga hari minggu biasa ke pasar, kemaren ngak ke pasar, motor di dorong kerena ban belakang kurang angin dan ada rasa khawatir akan bocornya tangki menimbulkan hubungan pendek aliran listrik motor dan motor terbakar, didepan warungnya Sarjono yang jualan pulsa elektronik membeli pulsa IM3 GPRS nilai 5000 dijual Rp 7000 ,- padahal di tempat lain masih harga Rp 6000,- motor di dorong lagi dan dipojokan jalan motor saya arahkan ke tukang tambal ban sebab dahulu pernah tambal ban disitu, tapi sekarang sudah ngak lagi disarankan untuk masuk ke tk tambal ban yang agak baik penampilan warungnya, tapi sepengetahuan saya ia menggunakan harga Jakarta, mahal.


Selasa 5 April 2011

ibunya anak2 masuk rumah jam 19.30 mendarat cengkareng 15.23 jam 16.00 di atas bus damri menuju kp rambutan sekitar ancol, jam 17.00 taman mini, 18.00 cibubur

beberapa oleh - oleh dibawa istri dari saudara istri, Marwah menyisipkan sarung sutera hijau tua kehitam-hitaman, Maryam berupa brongko suatu makanan pisang dihancurkan santan dan gula di kukus serta gelang perhiasan bukan emas untuk Asatari, baju putih dengan celana panjangnya untuk Fifi dan dua botol minyak tawon, Ilham ngirim kapsul, Acang kirim kacang disko, Uceng kirim kacang telor kue bolu, Dewi kirim kue cucur suatu kue yang manis dari telor bebek dan gula halus, nyuknyan, Aswan ini anak pertama yang kuliah Makassar jurusan kedokteran ikut andil mengirim kotek - kotek kalau di Jakarta namanya pastel, Ina menyisipkan baju gamis hitam ukuran xl,

Mama mertua ada memberi baju sutera bugis, sarung sutera, selendang sutera, ikan bandeng sudah di bumbui dan di goreng rasa asinnya dominan,

Tati, teman SMP nya istri yang sarjana pertanian, yang bekerja di Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep ikut ngirim kacang menteh digoreng di tepungin warna coklat

Tetangga di rumah Pangkep, Ibu Rasyid ( Pak Rasyid telah lama meninggal ) ikut ngirimkan kue bolu bunder dan sewaktu di Cileungsi saya mengambilnya tidak sabaran sehingga di cuil saja rasanya enak sekali.



Rabu 6 April 2011

Setelah shalat dlhuhur menguburkan kucing liar yang mati didepan rumah, ini adalah kucing yang saya kuburkan ke empat kalinya.

bersepeda kedepan untuk melihat kondisi motor suasana siang ini sangat panas terik, ternyata, tanki motor sudah di tambal tapi kerena ada rembesan baru maka tanki bensin di kosong dan direndam lagi, di janjikan besok siang selesai.

Menggunakan CDMA Smart sangat mengecewakan, paling sering connection error, tanggal 8 April besok masa berakhir langganan tidak akan di perpanjang.


k amis 7 April 2011

01.55 terbangun sebab akan mengisi air, kalau siang air tanah kritis, terkadang mesin pompa air masih hidup tapi tidak ada air yang di alirkan, memasak air untuk membuat teh hangat, buka kulkas makan roti bolu kiriman ibu Rasyid tetangga ibu mertua di Pangkep, jam 02.30 shalat tahajud kemudian jam 03.00 istri terlihat sudah bangun, istri shalat saya nggoreng kacang tanah dan irisan bawang putih hingga setengah mateng kemudian di tambah ikan teri hambar yang di beli istri di Pangkep

Gorengan campur irisan bawang putih dan kacang tanah dan tambahan ikan teri hambar sangat enak untuk makan sahur pagi ini.

siang hari sekitar jam 11.00 sepeda motor yang di las tank bensinnya sekarang sudah sembuh dan ngak bocor lagi.

setelah shalat percobaan motor bersama Fifi dan ibunya diarahkan ke perempatan pasar gandoang.



Jumat 8 april 2011

tanki bensin bocor lagi

motor sudah di cuci sejak jam 05.16 kemudian sarapan dan shalat dlhuha

berangkat dgn fifi dan fifi akan turun di depan sekolahnya, motor berjalan terus, akan membeli bensin di pintu gerbangnya ditulis bensin habis sehingga membeli bensin di SPBU di depannya lagi setelah maju dua kilometer lagi, motor melaju terus lewat flyover Cileungsi dan di ujung jalan itu membeli ban dalam cadangan, tiba2 melihat ada tetesan bensin yang sangat kencang berarti bocor lagi, balik secepatnya ke tukang bengkel yang kemaren menangani tanki, dan setibanya di sana secepatnya tanki di buka baut pengikatnya, kemudian saya berusaha mencari botol aqua yang 1,5liter untuk tanki darurat, dan motor bisa dijalankan kembali dengan esktrea hati2, ada rasa keraguan untuk membawa motor ini sampai kantor, akhirnya letakan saja motor di bawah pohon kersen dan di kunci roda depannya, tinggalkan, berangkat kekantor dengan naik angkot 121 tujuan kp rambutan, nyambung 509 tujuan lebak bulus.

Berapa kali kemacetan mendera saat itu sebaiknya saya membisikan asmaul husnah, dzikir, tidak ada lebih baik lagi, sampai turun di terminal Lb Bulus, jalan kaki kompleks pekerjaan umun, sempat membeli rempeyek untuk lauk makan siang nanti.

Sore hari motor sudah dikendarai dan menjelang masuk rumah ada bendera kuning lambang kematian di rumah aki jangkung belakang rumah, saya menghentikan motor tak bertanki ini untuk menanyakan siapa yang meninggal sebab saya berprasangka nenek atau aki yang meninggal

ternyata yang meninggal cucunya nenek ( 5th ) yang sejak bayi mendapat serangan kelumpuhan tulang belakang

shalat mahgrib di rumah berjamaah dengan anak2 setelah isya kembali kerumah nenek untuk walimah mayit tapi jenazah udah dikubur tadi pagi, istri ikut sebab akan memberikan sedikit uang duka untuk keluarga duka, dan ikut juga yasin, ternyata tahlil dilakukan setelah maghrib tadi sekarang kumpul keluarga duka, pertemuan sederhana dirumah nenek itu, tetapi ikatan kekeluargaan nya yang tinggi, sampai jam 20.00 saya bersilaturahmi disini

buka Hp ternyata jam ini Tyas sudah sampai di jember dan jam 22.00 Tyas sudah di Wonorejo ketemu yang trinya



Sabtu, 9 April 2011

jam 02.00 terbangun lansung menghidupkan mesin air, masak teh, dan jam 03.30 shalat tahajud, jam 04.00 minum teh dengan bolu gulung, oleh – oleh ibunya dari Makassar, teh nya pahit tapi bolunya manis, kepikiran juga kalau bolu ini akan habis hari ini apa penggantinya.

sesudah shalat shubuh berangkat kepasar bersama istri dengan motor yang bertanki darurat botol aqua, wortel, buncis, terong, tomat, nenas, bahan rujak, daun bawang, kacang tanah, bawang merah, bawang putih, leunca, tempe, tauge, jagung rebus.

pulang santai aja bersama istri, dan satibanya dirumah, rumah udah sepi, anak udah berangkat sekolah.

Tyas jam 0800 sudah sampai Proboliggo

dan bertanya terus soal kemacetan dilumpur sidoharjo, untungnya kemacetan yang dikhawatirkan tidak terjadi dan jam 12.00 Tyas sudah tiba di sts Gubeng.

Tetapi permasalahan baru timbul, setelah Tyas membaca pengumumuman yang dipasang didepan kaca loket bahwa kereta api gaya baru malam selatan tujuan jakarta tidak dioperasikan sampai tanggal 11 April 2011, saya saat itu berfikir mungkin masalah teknis sampai kereta itu ngak dijalankan, sehingga saya sarankan ke Pasarturi untuk naik KA Kertajaya atau lari ke Malang naik Matarmaja, ternyata semua K A itu juga ngak dijalankan sebab untuk mencegah kerugian pihak KA terhadap serangan Bonek pesepak bola yang hari ini besok dan lusa pertandingan bola Persija melawan Persema Indonesia.

Susah payahnya Tyas mencapai sts Gubeng ternyata tiba di sana tidak ada kereta gara gara ancaman bonek, Tyas lasung membeli tiket kereta api ekonomi Sritanjung yang menghubungkan sts Banyuwangi - Jogjakarta lewat Surabaya.

jam 19.00 di walimah duka, pengantar sunda, asap kemenyan berkepul, yang datang cukup banyak, mayoritas masyarakat sederhana di luar kmpleks, hanya beberapa orang saja yang datang dari kompleks perumahan puri Cileungsi.

masuk lagi dirumah memonitor keberadaan Tyas, jam 19.30 Tyas masih diatas kereta api

baru keluar dari sts Solo Balapan.

jam 20.00 tertahan di Klaten kerena akan lewat kereta di depannya.

jam 21.14 Tyas turun di sts Lempuyangan Jogjakarta tapi belum ada penjemput.

Dari rumah Cileungsi saya kontak ke Jogja untuk mengetahui posisi penjemput, kalau ngak pasti akan saya suru Tyasnya mengambil ojek ke wisma Ciptakarya.

Akhirnya tidak lama kemudian Tyasnya sdh dijemput dan sekarang berkendaraan menuju mess Ciptakarya jalan Solo depan IAIN.

Sipenjeput,..... seseorang yang tidak kita tahu, siapa gerangan, saat Tyas sudah naik KA Sritanjung Surabaya - Jogjakarta dari Hp berteriak nginep dimana nanti malam setibanya di Jogjakarta, dan siapa yang mengantar.

Saya SMS ke pak Iskandar Kamil, ke pak Jaja, yang tanggap pak Iskandar, ia memberi nomer Hp anakbuahnya kolonel angkatan laut di Jogjakarta, tidak beberapa lama saya menerima SMS dari ibu kolonel angkatan laut itu, ia sudah mengerti duduk persoalan sampai Tyas mendarat di Jogjakarta informasi dari pak Is, ia siap mengirim penjemput untuk mengambil Tyas dari stasiun Lempuyangan dan akan di bawah ke rumahnya, kamar sudah di siapkan.

Tetapi sejak siang Tyas sudah di siapkan kamarnya di mess Ciptakarya Jogjakarta atas persetujuan pak Kuat, sehingga setelah Tyas dijemput langsung minta diantar ke jalan solo depan IAIN dimana wisma Ciptakarya berada.

Untuk malam ini Tyas nginep disana atas sponsor pak Kuat Pujianto Kabag Kepeg Litbang Kement PU.



Minggu, 10 April 2011

Jam 07.00 Tyas sudah sarapan di penginapan mess Ciptakarya di jalan Solo Jogjakarta.

jam 08.30 Tyas jalan-jalan melihat kota Jogjakarta dari bus Trans Jogja seharga Rp 3 000 ,-

jam 11.30 saya ingatkan Tyas untuk mampir ke mesjid Agung keraton Jogjakarta untuk shalat Dzuhur disana

jam 17.15 Tyas masuk lagi ke mess untuk persiapan berangkat ke Sts Tugu naik KA ke Jakarta.



Tiada ulasan: