Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Rabu, April 13, 2011

Minggu 27 Maret 2011 - Sabtu 2 April 2011




minggu 27 maret 2011

jam 03.30 tersadar ingin kebelakang setelah nyenyak semalaman

0530 menghubungi Hpnya Marwah untuk bicara dengan istri dalam kesempatan ini aswan juga bicara banyak

0600 mulai masuk dapur mempersiapkn sarapan

06.30 cuci baju sprei

0700 shalat dlhuha

0745 :menghubungi operator taxiku untuk menjemput nanti malam jam 03.00 kalau ngk bisa harap ngasi tahu biar saya cepat mengambil keputusan

0800 cari beras, pagi ini pasar gandoang ramai sekali, saya tidak tahu apakah ini berkaitan dengan musnahnya pasar cileungsi kerena kebakaran, pasar ini adalah bukan pasar dalam arti sesungguhnya, suatu pasar yang diusahakan secara swadaya oleh seorang bekas lurah di desa sejak beberapa puluh tahun yang lalu, dan bertahan sampai sekarang, sudah beberapa kali di mekarkan dan diperbaiki bangunannya, beras di dapat dengan harga Rp 300 000,- sekarungnya, tapi uang yang dibawa hanya Rp 100 000,- sebab tadi sewaktu berangkat berniat akan membeli 20liter atau kurang dan nanti sepulang dari jogja jikalau habis akan di belikan lagi, tapi ngak tahulah satu karung saya ambil dan kekurangan uangnya saya ambil pulang kerumah.

sewaktu bermotor pulang kok berapa kali motor oleng, baru tahu

kalau ban depan kempes, padahal tadi akan berangkat sudah di pompa.

sekarangpun dipompa lagi sebab akan berangkat kepasar mengantar kekurangan pembelian beras.

kepasar yang kedua ini sempat belanja kemangi 3 ikat dan 1 kantong sayur asem.

setibanya dirumah langsung mengerjakan daun kemangi yang dipetik dari batangnya, kemudian astari mempersiapkan daun bawang dan lombok yang harus dibeli di warung tetangga, daun kunyit tinggal petik dan daun pandan yang tumbuh didepan rumahnya pak Kamulia diminta selembar, bahan sudah siap, ambil panci presto, tuangi minyak satu sendok kemudian irisan bawang merah dan putih dimasukan setelah itu ayam yang dibeli hari jumat malam sepulang dari kantor langsung dimasukan, kemudian dimasukan irisan daun bawang, daun kemangi, daun pandan, daun kunyit, lombok merah besar dan lombok rawit, tambahin air dan tutup rapat lima menit setelah presto bekerja angkat tinggalkan ngaji surah al imran,

setelah itu makan sebab bersamaan itu juga nasi telah matang.

jam 11.00 ibu sulastri mengingatkan dari hp nya untuk mempersiapkan segala sesuatu berkenan dengan keberangkatan besok.

shalat isya pun telah dikerjakan sekarang jam 19.33 air minum dan beberapa kue sudah disiapkan Yasin untuk keberangkatan penerbangan besok.

senen 28 maret 2011

01.00 hp berdering membangunkan untuk perjalanan ke jogjakarta pagi ini, Yasin dan Astari masih tidur nyenyak, setelah memasak air untuk membuat teh langsung shalat tahajud

01.35 mulai makan sedikit nasi agar ngak masuk angin bermotor kekampung rambutan

01.50 menurunkan motor dan yasin dan Astari telah bangun ikut membantu mengangkat helm, jiket, plastik pelindung, tiga kali motor di sela hidup

02.30 motor memasuki wilayah terminal kampung rambutan langsung menuju tempat penitipan sp motor membayar Rp 5 000,-

0245 sudah diatas bus damri yang berisi 5 orang penumpang, saya langsung makan nasi yang tertunda tadi sebab kalau terlambat sedikit akan masuk angin.

03.01 bus damri pemberangkatan pertama bergerak dengan penumpang hanya 12 orang, termasuk kosong, bersyukurlah sebab kekancaran ini kerena bantuan Allah sepenuhnya.

jalanan sepi dan sedikit ysng melintas,

0308 mulai kondektur bus mengambil uang pembayaran penumpang bus

03.43 masuk bandara bus lapor ada penumpang 15 orang

0349 sudah turun di bus terminal 1a lion air wilayah timur jakarta (ingat ingat terminal di bandung)

berkali-kali hp ibu os yang memnegang tiket ternyata ibu os masih sarapan dirumahnya

04.02 masuk ke musholah luar sebelum masuk board sebab belum ada tiket, banyak sekali calo yang berkeliaran, saya heran, pemerintah sendiri tidak mempunyai semangat untuk menumbuhkan ketertiban di bandara, jikalau masalah aktifitas non penumpang ini semakin kuat, nanti kalau ada penertiban sangat susah, akan makan korban lagi.

04.39 baru masuk waktu shubuh, jadi imam shalat dengan makmum 25 orang, lumayan.

04.54 hp ke ibu os ceritranya sih masih dirumah, lantas nyampe ke sini kapan.

04.59 berdiri disamping pintu masuk terluar terminal satu a.

05.30 terlihat salah seorang personil kantor datang bergegas, rupanya salah masuk terminal rombongan ibu os masuk terminal 1b padahal jurusan jogja 1a.

05.35 masuk di antrian boarding, dapat 38 F pinggir jendela tapi paling belakang

05.42 sudah duduk baik di ruang tunggu setelah ke toilet dahulu untuk mengosongkan kandung kencing, lumayan banyak penumpang.

Jam 08.10 pesawat mendarat di Bandara Adisucipto Jogjakarta.

Langsung mengambil taksi dan langsung juga kekantor, tetapi cara mendaratnya berbeda dengan rombongan, agar si supir taksi tidak terlalu berlelahan untuk memutar taksinya, saya minta ia belok kiri menuju kedalam IAIN Jogjakarta, dan setelaj itu berputar setelah masuk sekitar 200 meter dan kembali ke jalan utama dan saya berhenti di pojokan halaman Ciptakarya.

Memasuki halaman wisma Ciptakarya di mana tempat undangan rapat di salah satu gedung yang berada disini, dan terlihat di kejauhan banyak panitia yang di siagakan dengan mengenakan pakaian batik utnuk membedakan dengan undangan yang banyak berpakaian kerja.

Saya memasuki Penginapan dari pintu masuk samping sehingga begitu muncul di loby penginapan untuk meminta kunci kamar masuknya dari dalam bukan dari luar seperti umumnya, sehingga disini saya sempat di jadikan pertanyaan, kemada taksi yang saya naiki kon belum tiba saja di Wisma Ciptakarya ini, padahal saya sudah di dalam wisma,

Dapat kamar V7. Ber Ac dan ber Air panas, hanya saying sewaktu saya masuk air panasnya ngak bias mengoperasikannya, setelah minta bantuan dengan salah seorang pramulayan di situ baru bias hidup.

Shalat Dlhuha mengingat semua perjalanan ini sepengetahuan Allah juga adanya sehingga bersyukurlah dengan mengerjakan shalat.

Jam 10.00 acara di mulai dengan pembahasan permasalahan penelitian.

selasa 29 maret 2011

Shubuh belum datang juga, tetapi haus sudah terasa sehingga perlu mencari air minum yang ada di meja hidangan, lampu sengaja di gelapkan untuk penghematan, tetapi hafal saja, sebab sering kesini.

Jam 05.30 dengan bersepeda milik ibu Yusni menuju ke pasar Gejayan untuk mencari oleh- oleh.

Sepeda agak kempes sedikit atau sengaja di buat kempes agar berat barangkali, dan serombongan para pekerja ibadah gereja keluar dari bangunan pendidikan agama nasrani, jalan searah sehingga tidak punya semangat untuk menyalip, mengapa tidak satu rombongan saja walau saya saat itu mengenakan kopiah haji bewarna putih, diantara sekian banyak pekerja ibadah tersebut yang berpakaian panjang berwarna abu- abu.

Untungnya saat jalan kecil itu berbelok rombongan itu berjalan lurus, dan saya masuk jalan kecil sambil berkayuh sepeda lagi menuju pasar, terjadi kebingungan saat bersepeda sehingga sempat bertanya di mana pasar Gejayan itu, setelah di beri tahu, kembali berkayuh.

Pasar yang sudah ramai saat itu dan setelah me parkir sepeda dengan berkunci di salah satu gerobak dorong pedagang berjalan kaki memasuki pasar, mencoba memperhtikan apa yang perlu di beli untuk oleh- oleh, memasuki lorong dan berdesakan dengan sesame pembeli, akhirnya mata melihat ada bakpia kerajinan rakyat biasa seharga Rp 9 000 ,- dengan ukuran agak besar dan hanya tiga bungkus, mengapa tidak lima bungkus, ya bisanya membuat segitu pak katanya.

jam 12.54 bus trans yang saya naiki mulai memasuki kawasan bandara dengan di tandai banyaknya kios travel penjualan tiket penerbangan, dan berderet deret kios penjualan oleh-oleh. saat bus itu melewati begitu saja tikungan yang mengarah ke tempat masuknya penumpang di bandara saya sempat bertanya diturunkan dimana, pemandu bus yang orang asli jogja dengan penampilan kecil dan padat berkulit agak coklat tua merata tanpa ada timbunan lemak berlebih, mencerminkan pekerja keras yang ulet, menjawab nanti pak di haltenya, saya melihat halte mungil itu di depan dan semua penumpang turun disana, yang menjadi pujian saya buat penyelenggara fasilitas umum di sini khususnya di bandara, adalah terintregasinya antara turunnya penumpang dari bus berjaringan, kemudian masuk dua pilihan stsiun kereta api atau bandara, banyak yang memilih bandara dan setelah memasuki pintu yang tertulis ditasnya bandara sebagai tujuan, langsung berhadapan yang berjalur dua ( ingat ingat bandara schipool belanda yang di bawa bandara adalah stasiun kereta api ) dan banyak manusia traveling yang menarik tas besar beroda kecil dua, menuruni eskalator miring.

jam 13.01 sudah boarding di bandara adisucipto, mendapat nomer duduk 27a sewaktu melawati pemidai bawaan, sempat ditanya apa itu berwarna merah, saya jawab ini rendaman kayu liang (rasanya sih salah tapi saya lupa nama kayu itu )yang saat itu

jam 14.10 penumpang yang ramai banyaknya itu mulai antri menaiki pesawat.

Setibanya di rumah sekitar jam 19.30 saat mana terdengar adzan Isya bergemah, dan Yasin terlihat shalat Isya sendiri di depan mejanya, setelah itu Yasin berceritra jikalau jam 03.00 hari senen pagi di telepon dengan tukang taksi, saat mana saya sudah sampai di kampong rambutan, bagaimana menelpon jam segitu, kalau isi telepon mengatakan ngak bias menjemput kan berarti susah saya di buatnya.

Rabu, 30 Maret 2011

Kamis, 31 Maret 2011

perjalanan kekantor pagi ini sepi saja, yasin dan astari sudah berangkat sejak tadi,

hampir masuk kantor kok ada hal yang aneh dengan kopling motor.

agak siangnya setelah shalat dzhuhur dan memang hari ini ngak puasa, berjalan keluar kantor mencari lauk favorit kerena murah dan enaknya yaitu rempeyek udang dengan sambal urap, tapi apa yg terjadi siang ini, sudah habis sebab kesiangan.

Sore Jam 16.30 saat pulang dari kantor, dorong motor sebab tali kopling putus, memang dari tadi pagi sewaktu masuk kantor terasa tarikan tali kopling kurang kuat, untungnya ngak ngadat di jalan sewaktu berangkat tadi.

Di bengkel melihat sepeda motor terbakar ternyata korban dari kebakaran ledakan gas di kompleks perumahan PU sewaktu saya berada di Wonorejo kemaren.hari saat pulang, akan keluar dari pintu pintu belakang, ternyata pintu masih terkunci dan saat putar arah itu terasa jikalau ada masalah dengan kopling, kemudian berjalan di jalan raya Ciputat masih didepan terminal Lebak bulus masuk bengkel sebab motor meloncat, 2 bengkel telah dimasukin. Jawabannya sama tidak menyiapkan tali kopling pengganti, akhirnya setelah mendorong beberapa saat jumpa bengkel uyang sparepartnya kemudian kopling motor dibongkar dan di bengkel ini ada sepeda motor tinggal rangka sebab habis terbakar, rupanya peristiwa kebakaran saat pulang ke Wonorejo dua minggu lalu, saya lihat tali kopling putus itu telah diganti, motor dihidupkan dan berangkat pulang

hujan siang hari hingga saat pulang kantor.

Jumat, 1 April 2011

Dua bank di datangi dalam kepentingan yang berbeda,

Semalam pak Jaja lewat SMS mengatakan akan makan rendang nanti setelah shalat Jumat.

mendung telah menggantung sejak pagi ini,

tiba dikantor belum hujan hanya beberapa saat setelah tiba dikantor hujan turun hari jumat yang penuh berkah, masih didalam masjid setelah shalat jumat siang hari ini, terlihat sosok pak Jaja yang janjian sejak semalam akan makan nasi rendang

Shalat Jumat di masjid kantor, makan rendang dengan pak Jaja.

Sabtu 2 April 2011

rumah sepi sepi saja, Astari saya bangunkan untuk mulai shalat tahajud, sejak sebelum shubuh rumah saya isi dengan lantunan menghafal Al - Quran surah Al - Imran 166 - 173, tidak hafal sekali baca, tetapi di ulang ulang, jangan buka halaman baru kalau satu halaman itu belum melekat di otak, wa maa ashabakum yaumal taqo jam ani fabi idznillahi waliya'lamal mu'minin=

dan apa yang menimpa kamu pada hari pertempuran dua pasukan, maka apabila engkau mendapatkan kekalahan, itu adalah dengan ijin Allah, dan Allah mengetahui orang-orang yang beriman.

artinya : semua peristiwa baik itu dahulu maupun sekarang seperti peristiwa tsunami di Fukushima Jepang baru2 ini bukan berarti Allah tidak mengetahui, hanya orang Jepangnya sendiri yang tidak meletakan struktur Ketuhanan yang Esa dikaitkan dengan kehidupan, Allah yang banyak memberi petunjuk dengan banyak ayat-ayatnya, di abaikan saja, orang jepang sangat bangga dengan kehidupan yang sehat di usia pensiunnya dengan uang jaminan hari tua yang cukup makmur, memang harus diakui hal ini, sebagai sukses suatu program mesejahterahkan rakyatnya, sudah dengan berbagai sistim tentunya, apa itu sistim reksa dana pensiun barangkali kalau ada di sana, tetapi jangan sampai menyentuh wilayah riba, sebab riba sudah diturunkan hukumnya dalam surah Al-Baqaroh ayat 275 - 279, singkatnya di ayat 275 jangan melakukan riba, di ayat 276 riba musnah disuburkan sodaqoh, di ayat 277 orang beriman ngak usah takut khawatir, di ayat 278 tinggalkan riba sebagai bukti ketakwaan ( disini mengisyaratkan masih adanya orang beriman yang menjalankan riba ), di ayat 279 di ingatkan Allah dan RosullNya akan memerangi.

Berarti peristiwa gempa bumi yang di iringi stunami di Jepang baru 2 ini berkaitan dengan ayat 279 Al-Baqaroh.

timbul pertanyaan, apakah masyarakat jepang mempercayai hal ini, tidak mengapa, ada beberapa gelas air minum dan ada beberapa gelas minuman bier yang memabukan, dan ada seorang yang datang kehausan, mana yang dipilih, kalau dia orang muslim ia ingat akan ayat untuk menjauhkan diri dari minuman yang memabukan walau sedikit maka di ambilnya air minum biasa dan diminum nya untuk menghilangkan hausnya, saat meraih gelas itu ia berdoa bersyukur ada air yang tersedia untuk menghilangkan hausnya, dan akhir setelah minum ia berdoa syukur bahwa hausnya hilang.

Dan bagaimana kalau orang itu tak beriman, tidak ada satu tulisan yang ia baca janganlah engkau minum minuman yang memabukan, atau ada tulisan peringatan dari penelitan dinas kesehatan untuk tidak minum ber alkohol pada saat haus, tetapi orang itu sudah terbiasa dengan minuman itu, di ambilnya minuman itu banyak2 hingga hilang hausnya, tidak ada doa awal dan doa mengakhiri minum, tidak ada aturan, liar dan buas, nafsunya bangkit, kesombongannya muncul, dadanya di angkat untuk membesarkan hatinya, siapa ngak tahu Jepang, suatu negara unggul dengan rekayasa teknologinya, suatu negara yang berfikir riil semata, kurban hilang 1000 orang belum diketemukan, itu kecil, dia tidak tahu, jikalau akibat peristiwa itu banyak terjadi patahan bumi dibawah tanah (retakan) yang berpengaruh terhadap sistim drainage dan longsor tanah.

Tiada ulasan: