Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Jumaat, April 01, 2011

Pulang ke Wonorejo Selasa 8 Maret - Sabtu 12 maret 2011







Selasa, 8 Maret 2011

Jam 09.00 sudah di depan Subud untuk janjian dengan pak Rudy Parasdio, ternyata pak Rudy di panggil oleh pak Sutyoso

Jam 09.30 sudah di kantor.

Sore hari mulai menderita, motor mogok di depan jalan masuk rumah Presiden RI di kawasan Cikeas, bengkel, Rp 90 000,- ganti CDI jalan, Cileungsi mati, dorong sedikit jalan, taman buah mati, dorong jalan, jalanan turun gandoang mati dorong jalan, mau masuk jalan gandoang pasar mati dorong jalan, ditengah jalan gandoang mati dorong jalan, mau masuk puri mati dorong jalan, di depan rumah sarjono mati dorong jalan, masuk rumah dengan kepayahan

Sampai di rumah membuat jus sayur, yang alatnya baru sehat hamper maghrib tadi, tidak minum jus sayur macem saja gejalanya.

Rabu, 9 Maret 2011

Jam 01.00 sadar terbangun, makan roti, cuci baju,

Jam 04.00 bangun lagi untuk segera mengerjakan tahajudan, Yasinnya yang semalam minta di bangunin sekarang malahan dongkol sewaktu di bangunkan.

Masuk bengkel di depan citra garment, CDI kemaren diganti di nyatakan mati, rugi Sembilan puluh ribu rupiah, sekarang motor akan di bongkat mesin, ganti ring sceher

Ke kantor naik angkot dan sambung bus

Masuk kantor jam 10 00.

Kamis, 10 Maret 2011

Di gonceng dengan loper Koran

Saat itu akan berangkat kekantor, anak- anak sudah berangkat terlebih dahulu jam menunjukan pukul 08.00, perhitungannya supaya bengkel motor di perbaiki kemaren sudah buka, tiba – tiba datang pengantar Koran yang biasanya datang pagi sebelum saya berangkat kekantor, dia dari jauh sudah minta maaf kesiangan katanya, saya hanya tersenyum saja, saya mengajak dia berbicara tentang motor, kemudian ia melihat betul motor bapak ngak ada, di bengkel, ganti ring secher, dan lainnya, saya juga pak satu bulan sampai dua juta katanya dia sambil mengonceng saya sewaktu ia menawarkan ke saya ayo pak ke depan sama- sama, ayo kataku.

He he di goceng tukang Koran, padahal sewaktu saya setingkat SMP dahulu di Denpasar tahun 1968 juga pengantar Koran, harian Mencusuar, terbitan Jogjakarta, di pasarkan di Denpasar, si agen nya bapak Fakih Hasan, sedang saya lopernya untuk 13 pelanggan, naik sepeda yang di pinjamkan oleh pak Fakih, kalau habis mengantar Koran sepeda di kembalikan, keliling sampai jalan ahkmad Yani kampong Jawa, Tampak Gangsul, Kampung Arab di Jalan Sulawesi, kemudian ada yang di Pekambingan.

Tidak sadar jikalau sudah tiba di perempatan Gandoang, langsung naik angkot yang nongkrong menunggu penumpang, angkot tidak penuh, berjalan juga, sebab kemacetan akibat jalan rusak di depan Kelurahan Desa Gandoang masih membuat kendaraan harus antri berjalan perlahan.

Akhirnya terlepas juga dari kemacetan itu, walau melewati jalanan rusak,

turun dari angkot di depannya citra garment kemudia jalan kaki menuju bengkel dan disana motor sudah siap, diminta kunci tanki untuk dituangkan kembali sisa bensin yg diambil untuk mencuci mesin kemaren itu. Setelah itu si montir menyarankan untuk membeli aki sebab aki yang ada sudah lemah dan tidak bisa mendukung CDI dikhawatirkan CDI rusak lagi sebelum sebulan. akhirnya saya menyetujui membeli aki seharga Rp 65 000,- aki kering langs pasang. Setelah itu diperbaiki kabel lampu belakang dan lampu sen kanan depan dan membayar semua kebutuhn Rp 503 000,- motor dijalakan ke kantor, mampir di bank muamalat kantor pembantu Yayasan Ahmad Yani untuk menyerahkan sodaqoh yatim piatau NTT , tiba di kantor jam 10.00

suasana kantor tidak kondusif sehingga jam 14.00 kantor di tinggalkan dan shalat ashar di masjid pemuda, saat masuk are harus minta ijin dahulu dengan penjaga depan pintu masuk, untuk apa masjid di jaga, ternyata banyak kegiatan di dalamnya, masjid yang baru pertama kalinya di masukin ini sangat baik dan sangat tenang.

Enak untuk berdoa.

Buka puasa di rumah sebab masuk rumah baru jam 17.00

Jumat, 11 Maret 2011

Pagi hari saat akan bersiap akan kekantor tiba- tiba ada telephone dari lik doko, ternyata lik Doko ada di Wonorejo, memberitahukan jikalau ibu sakit

Saya tiba- tiba tidak bisa berfikir apa yang musti saya kerjakan, terpikirkan akan berangkat pagi ini ke Jawa Timur, tetapi setelah agak tenang sejenak, masalah STNK menjadi permasalahan pertama, ini harus di perpanjang hari ini juga, walau batas terakhir tanggal 18 Maret.

Sedang dalam persiapan akan berangkat ke Cibinong di beritahu istri jikalau Pasar Cileungsi tadi malam terbakar, saya tidak memperhatikan pemberitahuan ini sebab urgensinya kalah jauh dengan permasalahan sakitnya ibu.

Bermotor dengan istri ke Cibinong, tetapi sebelumnya istri mengambil uang tabungannya Fifi dari sekolahan nya Fifi, biar ada alasan untuk mengambil uang tabungan itu.

Setelah itu bermotor menuju ke perempatan Cileungsi, tiba- tiba saya teringat jikalau pasar terbakar tadi malam berarti hari ini ada kerja keras untuk menyelamatkan barang sehingga macet di depan pasar pikirku, sehingga setelah tiba di permata Cileungsi saya belok kiri dan setelah itu memasuki jalanan local belok kanan macetnya bukan main, sebab semua kendaraan yang akan melewati pasar di belokan di jalanan ini.

Sudah banyak bangunan baru sepanjang jalan cileungsi hingga ke Nagrak,

permasalhn utama skr adl mmprpanjng STNK, jam 8 brk dr rumah

istri ikut mnmni, singgah dhlu dsklhx fifi ibunya akn mmbrthk fifi bsk ngk skl akn ikut kJwtmr.

perjln ke bogor bsm istri untuk mmbyr perpjngn STNK

menghidr mct di psr cls yg trbkr smlm,lwt kompl permata mutiara trnyt smua kend dilempar ksini shg jln menjd macet

masuk lintsn clgs cibinong jln lancar

mulai banyak bang baru, kemactn dijump dijlur bukit indah dn gn putri, berthn2 jln ini macet dan ad 3 tmpt pemungutn sumbngn pemb masjid yg bbeda, mmg prlu dibuktikn rskx jln dgn ad tmp sumb yg mmbl jln dgn drum

kendr melmbt dn tkn gandar pad jln smk berat dn rsk jln

masuk kjlur alrntp gnputri cibinong yg mlwt bwh rel kerte dn jl tol jagorwi

stbx diujg jln macet untk putaran msk jlu kn jln tujuan cbn kota

sdg mlj tb2 trbc lokt pembyrn STNK

dsbh sprmkt.

antr ragu sempt berty dgn ank muda yg menggrbl dn dijlskn mmg bisa mbyr dsini

motr diprkir di bhu jln depan sprmarkt bw pohon betul jg dilantai bw tdp lokt stnk dgn bngku panjng

sy lgs mendftr dn disur mnungg sbnt 15 mnt , kmd nama dipanggil dan mmbyr Rp 110.000.- ambil STNK dn sls

ckp cpt sbb dug sy sehrian disini, saat motor sdh diputar baru ingat jkl akn mmbli tket KA Gaya Baru Malam Selatan untuk pembrktn besok, melintas jln yg digunkan brkt tadi pagi, hy sja di p3an bukit indah tdk mngmbil jln kanan tpi jln lurus yg tembus cikeas, kmd mmpir dBnk Mmlt untuk sodaqoh yatim NTT, di dalam bank istri ikut menyumbang sodaqoh dn smbil menunggu saya perlihatkn lukisan kaligrafi yg dipasang di dinding bank sbb

Sabtu, 12 Maret 2011

Berangkat ke Jawa Timur

Terlihat Fifi yang sudah ngak sabar ingin segera berangkat ke stasiun Senen, stasiun Senen dari rumah sejarak 60 km.

ibunya dan Yasin telah berangkat terlebih dahulu untuk mengantar Yasin ke Dokter gigi Puskesmas Jonggol, sudah shalat dluha jam 08.00 berangkat jalan kaki dari rumah dengan Fifi, jalanan berlumpur habis hujan semalaman, janjian ketemu ibunya di perempatan jalan Gandoang.

Lama menunggu di perempatan desa Gandoang dan jam 08.30 ibunya turun dari angkot bersama Yasin yang terlihat sakit giginya, dan yasin pulang berjalan kaki

Tiada ulasan: