Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Jumaat, Oktober 05, 2007

Bengkel lagi

Sabtu, 8 September 2007.

Mendatangi bengkel di ujung jalan Gandoang setelah menurunkan Yasin di sekolahnya pagi ini, dan si engkoh cina pemilik bengkel itu menyuruh saya meletakan saja motor di situ sebab tenaga montirnya belum datang, bengkel cina ini mempunyai spesifik di pagi hari ini yaitu aroma dupa persembahan sudah menerawang udara sekitar, hal ini menyatakan bahwa cina yang satu ini mengenal kepercayaanroh nenek moyangnya.

Motor saya tinggal, saya berjalan kaki pulang.

Jam 13.00 siang bengkel saya datangi kembali, sambil membawa dua batang lampu neon yang tidak hidup, sebab 100 meter sebelum bengkel motor itu terdapat toko elektrik baru setelah saya tanyakan ia cabang dari Gunung Putri.
Anak muda penjaga toko itu mulai memeriksa mana-mana yang harus diganti, yang penting ke dua lampu itu hidup biayanya habis Rp 23 000,-

Kemudian saya menuju bengkel untuk mengambil motor, motor sudah diperbaiki katanya montir, tetapi usaha untuk mengganti sparpart engkol stater motor tidak bisa dilakukan sebab tidak ada yang cocok, kemudian saya engkol sekali e e e e lepas lagi, sampai kedua kali dan disarankan untuk di las sendiri,

Kemudian diperbaiki juga lager as roda depan seharga Rp 15 000,- total pembayaran Rp 35 000,- motor saya tuntuk ke tukang las, dan disana diperbaiki lagi dengan tukang las, sebab semua upaya yang dilakukan dengan tukang bengkel tadi gagal, motor ini pagi – pagi sudah kemari dan sudah gagal, tetapi yang membawa tukang bengkel, sekarang ternyata bapak yang memiliki motor, dan setelah direkayasa dengan tukang las motor bisa di engkol dengan tetap mempertahan barang lama.


Sesampainya dirumah sore itu langsung memasang lampu, lampu dibawa dipasang di kamarnya Tyas yang sekarang kosong dan lampu yang kedua dipasang di ruang atas, agar kalau shalat bisa membaca doa atas bantuan lampu.

Tiada ulasan: