Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Jumaat, Oktober 05, 2007

Ujian Pengadaan Barang dan Jasa

Jumat, 21 September 2007.


Belajar dari pengalaman kemaren, hari ini berangkt lebih pagi, tetapi masih sempat shalat dlhuha dari rumah, dan sesampainya di bank BNI Melawai langsung memarkir motor dan naik kelantai atas untuk mengirim uang ke Tyas Rp 100 000,- setelah itu memasuki toilet untuk membersihkan badan , kemudian mulai menuruni tangga untuk bergegas berjalan menyebrangi Pasar Raya Blok M dan memasuki hotel Ambhara, disana peserta ujian sudah memadat di ruang absen untuk mencari nomer dan nama dan tenmpat duduk, sebab tempat duduk di acak sehingga tidak terkumpul dari sati direktorat.

Saya menyadari jikalau nama saya terlambat, pasti ada masalah, betul juga, nama saya tidak tercantum, tetapi panitian mebijaksanai untuk masuk saja dan mengambil tempat duduk yang ada nomernya di belakang, kemudian panitia mulai menelusuri nama- nama dan nomer meja yang dicantumkan, saya menduduki nomer meja 071665408.

Tepat jam 09.30 ujian Pengadaan Barang dan Jasa dimulai, tidak banyak masalah dalam menjawab soal- soal ujian sebab lebih banyak membicarakan pengalaman selama menjadi pengawasan pengelolah teknis bangunan gedung negara. akhurnya 90 pertanyaan bisa saya selesaikan dengan waktu kurang dari satu jam.

Saya meninggalkan ruang ujian di saat peserta lainnya sedang berkutat dengan pilihan jawaban yang harus dihitamkan dengan pesil 2 b.

Sewaktu saya diatas motor untuk bersiap berkendaraan, saya berhitung akan shalat Jumat dimana. saya mengarah ke arah pulang dan perhitungan saya waktu yang tersisa sampai datangnya saat shalat kendaraan sudah tiba di mash\jid jin kelapa dua.

Dan semua perhitungan itu tepat, shalat bisa dilaksanakan dengan khidmat, sesudah shalat berkendara lagi menuju pulang yang masih tersisa 19 Km lagi.

Setibanya diarah jalan Cibubur Cileungsi terjadi kemacetan yang parah, ternyata diujungnya terdapat truk pasir bermuatan pasir dengan kapasitas 8 ton sedang melintang jalan, sehingga kendaraan yang dibelakangnya tidak bisa lewat, hanya motor saja yang bisa lewat, dan jalan selwatnya itu sangat lenggang kerena kendaraan yang terhambat tadi.

Masuk rumah jam 13.00

Saat shalat Maghrib menjelang datang SMS dari Tyas jikalau Tyas yang sedang berad di atas bukit Jimbaran akan turun ke kota Denpasar untuk mengikuti kuliah besok pagi, tetapi tidak ada kendaraan yang lewat, saya mendapat SMS sedmikian saya hanya bisa berdoa, saat buka puasa tiba, di saat dimana doa terkabulkan, maka saya mohon pada Allah agar Tyas dipermudah permasalahnya, setelah shalat maghrib membaca Al Quran dan memohon pada Allah untuk ditolongnya Tyas, tidak beberapa lama kemudian dapat SMS dari Tyas jikalau tyas sudah ada yang menolong untuk berangkat ke Denpasar,

Saya sangat bersyukur, saya hanya bisanya begini saja, hanya berdoa pada Allah, tidak lebih, dan kehadiran Allah itu sangatlah dekat.

Tiada ulasan: