Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Isnin, April 06, 2009

Pulang dari Semarang

Selasa, 30 Desember 2008


Jam 00.00 masih ditengah jalan macetnya luar biasa menjelang Bekasi tetapi akhirnya lancar juga, Bekasi sewaktu malam sangat mencekam, banyak bangunan besar dan tang ber manusia.

Disini yang turun dari bus Pak Ujang dan pak Rohkmat.

Sewaktu saya di tanya turun dimana, saya bilang Jalan baru Kampung Rambutan, bus kembali memasuki jalan tol, disini terlihat jelas sang supir tidak tahu mana jalan putar, ia memutar jalan di Pekayon, depan Goro sakti yang juga sudah bangkrut.

Bus berjalan ditengah kesunyian sementara anak- anak yang tidur sejak di Indramayu sekarang waktunya dibangunkan, dan tepat di jalan baru semua turun, saya ucapkan teriuma kasih pada teman- teman sekantor yang ada di bus dan terakhir ucap salam, setelah itu saya turun.

Saat turun menggendong Fifi, kemudian setelah fifi berdiri dimedian jalan ditengah malam itu terlihat ibunya dan kakak- kakaknya juga turun dan setelah itu mobil berjalan lagi.

Kemudian di tengah malam itu masih terlihat mobil angkot 121 tujuan Cileungsi yang sedang menanti penumpang, kemudian rombongan naik dan terlihat Fifi semangat sudah ngak ngantuk lagi, sebab tidurnya lama di bus.

Angkot berjalan cepat menembus ke gelapan jalan tol Kp Rambutan – Cibubur dan masuk Cileungsi jam 01.10.

Naik angkot lanjutan ke Gandoang dan setelah itu naik ojek dan masuk rumah jam 02.00 malam.

Saat masuk rumah Fifi teriak lapar, ia minta makan, saya langsung kedapu dan membuka kulkas untuk mencari apa yang bisa di goreng, lumayan masih ada ikan dan chiken nuget untuk jadi lauk, dan setelah itu Fifi makan dengan lahapnya, saya juga ikut makan dan ibunya juga ikut makan.

Shalat Isya dan langsung tidur.

Jam 06.00 bangun, kesiangan shalat shubuh, kerena ketiduran shalat shubuh menjelang dlhuha.

Tiada ulasan: