Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Khamis, April 30, 2009

Undangan Perkawinan

Minggu, 4 Januari 2009.

Malam hari setelah shalat Isya mengunjungi perkawinan tetangga belakang, yang orang asli Gandoang, dengan keramaian yang disewa yaitu Golek Sunda, yang ikut dalam walimahan malam ini adalah Yasin dengan Fifi juga ibunya, kemudian melewati jalan belakang yang agan mendaki, kemudian belok kekanan, dan disana dari kejauhan terlihat bapak- bapak yang menjadi pagar penyambutan, semuanya masyarakat desa, dengan pakaian yang sangat sederhana.

Saya sendiri sudah menduga hal itu, sebab keluarga yang di datangi ini telah tiga kali berturut- turut pernah mengundang saya, yaitu pada saat perkawinan Uu adiknya si punya hajat malam ini, kemudian khitanan anak laki si punya hajat, dan sekarang perkawinan anak pertama dari yang punya hajat.

Setelah menuliskan nama dan memasukan amplop dalam gentong gerabah tanah merah, yang ditutup dengan kertas berhias dan diberi lobang segaris tipis, langsung istri memberi isyarat untuk langsung makan, sebab tuan rumah yang menerima langsung mengantarkan ke tempat makan.

Makanan yang disajikan sangat sederhana, nasi, daging semur kecap, tumisan wortel, sayuran mentah dengan sambal, kerupuk dan ikan asin.

Sementara itu panggung yang dipasang di depan halaman, masih terlihat sederetan wayang golek yang belum dimainkan malam ini, sewaktu pulang sempat saya tanyakan kapan dimainkan seperangkat wayang golek ini, ntar pak sekitar jam sepuluh malam, siapa yang tahan ngantuk pikirku.

Tiada ulasan: