Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Isnin, Julai 28, 2008

Berangkat ke Bekasi

Senen, 19 Mei 2008.

Persiapan berangkat ke Bekasi, Pagi hari sesudah shubuh, Yasin masih belum bangun, ia ngak mau shalat berjamaah, tetapi membuat keributan, ia didorong oleh adiknya sebab adiknya Fifi ngak mau tidur ada Yasin disampingnya, oleh sebab itu pagi-pagi sudah ramai, untuk menenangkan suasana saya menggendong Fifi dan saya ajak keluar untuk ke warung tetangga yang sudah buka pagi- pagi, dan Fifi langsung mengambil gorengan tempeh satu biji.

Sesampainya dikamar Yasin lihat rebut lagi sebab ia minta juga tetapi ngak mau jalan, dan ngak mau minta satu, kerena ia telah melaksanakan shalat oleh ibunya di lunakan untuk memberikan tiga buah gorengan pisang goring, tetapi masih ngamuk dengan Fifi.

Pagi-pagi Yasin sudah kena ceples sebab masih menceples Fifi yang sudah tenang.

Hp berbunyi SMS kosong dari pak Jajak dan saya membalas menceritrakan soal ramainya anak-anak di pagi hari rebutan pisang goreng.

Jus sayur telah dipotong- potong oleh istri, kemaren kepasar dihari minggu belanja nya di fokuskan kepada tiga komponen utama dukungan minimal jus sayur, adalah tomat 2 kg, terong ungu 1 kg dan wortel 1kg. dan pagi ini mulai dikeluarkan nuntuk dipakai sebagiannya, ditambah lagi dengan jeruk manis, daun mengkudu, daun kumis kucing, daun cacar air, buah leunca, buah mengkudu.
Bahan-bahan sayuran tadi di jus, disaring diperas dan langsung diminum.

10 menit telah berlalu, makan pagi dengan lauk gorengan temped an sebutir gorengan olahan yang dibeli di pasar kemaren, gorengan ini sangat sedikit daging ayamnya, tetapi judul penjualannya olahan daging ayam.

Shalat Dlhuha tepat jam 06.30 pagi.

Komputer jinjing milik kantor telah di kemas dan tas kantor telah siap dan sekarang giliran melihat kesiapan motor, ternyata air aki nya di elemen nomer dua sisi kiri kembali turun, isi air aki lagi agar tergenangi elemennya.

Jam 07.20 berangkat ke Bekasi, Yasin ngak sekolah, ia ikut naik motor bersama Fifi sampai lapangan RT I.

Perjalanan santai, untuk apa cepat-cepat, pertama memang motor sudah btermasuk tua,
Apalagi kemaren Sophan Sophian sang bintang Film itu meninggal kerena jatuh dari motor.

Ditempat yang sepi saat memotong jalan lewat dikompleks property Metropolitan, ada seseorang naik motoring mengiringi, saya pikir wah ini penodong an di npagi hari, sebab saya merasa pagi ini saya membawa barang berharga berupa laptopnya kantor. Laptop ini seharga 7 juta rupiah.
Tiba-tiba saya merasa ada tangan menggapai pundak saya, saya pikir mungkin ini saya disuruh minggir oleh sipenodong untuk menyerahkan barang yang saya bawa, saya dengan tenang saja tak menghiraukan mereka, tetapi sewaktu saya mengurangi kecepatan dan menoleh kekanan , untuk mencoba mengenali siapa yang mengiringi saya bermotor pagi ini ternyata Sarjono tetangga yang bekerja di Bekasi, ia bertanya mau ke Bekasi, say meng iya kan, kemudian ia melesat cepat dengan sepeda motornya.

Sepanjang Jalan menuju ke Bekasi, lintasan Cileungsi Bekasi ini banyak dijumpai kerusakan jalan dan yang paling parang ada didepannya Dayani Garment, kerusakan ini sudah sejak tuju tahunan yang lalu,sehingga dari isni saya berfikir apakah pemerintah daerah tidak bisa digugat ke pengadilan atas keteledorannya tidak memperbaiki sarana umum ini.

Jam 08.50 sudah tiba di tujuan, dan computer tas kantor saya letakan dimeja paling depan dan saya tinggalkan untuk mulai silaturahmi dengan sesama pegawai Balai Irigasi Bekasi, melihat banyak pengalaman para orang-oarng yang duduk distaff pimpinan, dan melihat meja kosong yang ditinggal pensiun oleh pegawai dan belum ada penggantinya.

Jam 09.30 acara akan dimulai, saya kembali keruangan, ruangan sudah banyak orang, ruangan terlihat sempit sebab banyak yang bhadir, ada dari Surabaya, ada makassar, ada Medan ada Cilacap Jogjakarta, Bali, buleleng ramai juga, dan lebih lagi yang membuat saya stress adalah saya menjumpai meja saya sudah diisi oleh orang Badan Litbang, saya datangi orang tersebut dan saya tanyakan dengan sedikit menderam, kenapa beraninya memindahkan tas saya dari meja ini, sedikit mengancam kemana computer jinjing saya, ia bilang sya mendapati meja init as computer bapak sudah kosong, pikiran saya cepat berfikir mengapa sangat terorganiosirnya pencoleng computer didalam ruangan rapat interna ini, saya dekati orang utusan dari kantor Pasar Jumat, apakah dia berani mengambil computer saya, ia builamng tidak tahu pak, bapak taruh mana, ternyata ada seorang ibu Balitbang yang berkata ini computer bapak, saya pikir computer panitia.

Dengan kalem saya mengatakan benar, dan mari kita atur posisi meja, sebab meja yang sudah saya klaim kerena saya datang lebih dahulu, telah mereka klaim.

Tetapi sedikit ketegangan bahwa computer hilang dari ruangan ini sedikit membuat orang bertengak tengok.

Jam 09.37 acara dibuka oleh ibu Nur Kifli.

- POK kewajiban setiap Satker harus disusun masing-masing Satker.
- POK harus mendapat persetujuan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Dept PU.
- Balitbang adalah lembaga riset sehingga konsep penyerapan dana pembangunan agak berbeda dengan lembaga non riset lainnya.
- POK ada yang bersifat umum artinya semua lembaga dibawa Balitbang pasti ada mempunyai seperti pos gajih Upah, pemeliharaan kantor, dan ada yang bersifat khusus sesuai dengan karakteristik Satker yang bersangkutan.
- Masing-masing Pusat Penelitian bisa mengemukakan spesifik penelitiannya sesuai dengan apa yang di sandangnya, konsep ini yang perlu mendapat penekanan, seberapa jauh boleh dan tidaknya, asal tidak keluar dari tujuan Departemen Pekerjaan Umum.
- Ada perubahan belanja modal bisa dibelanjkan barang mengingat sulit dan rumitnya untuk belanja modal daripada belanja barang.
- Acara Diskusi dan Paparan Eseelon II.
- Menuyusun organisasi Satker
- Ada perkembangan terakhir susunan organisasi Satker, barangkali saja ada masukan.
- Peraturan Departemen PU yang Mengikat harus diperhatikan.
- Revisi SP2D
- Ada usulan Revisi BAS
- Ada istilah Ass perencanaan dan yang lain Ass Teknis apakah perlu disamakan.
- BAS efektife 1 Maret 2008.
- Methoda revisi yang diusulkan tanpa BAS terlebih dahulu kemudian disusul revisi BAS.
- Tergantung Satker untuk merasa penting adanya Ass Teknis, jikalau dianggap penting yang penting dan kalau tidak penting ya tidak penting.

Secara Umum acara hari ini lebih banyak bersifat :

- Kegiatan ini lebih cenderung Best Practice pelaksanaan anggaran masing- masing Satker.
- Pertemuan agak jenuh dan monoton, peserta pertemuan hanya semngat diawal kegiatan dan jam- jam berikutnya sudah terlihat tak bereaksi, sebab masing- masing peserta yang dikirim dari masing- masing Satker lebih banyak memikirkan pekerjaannya sendiri, sambil mengukur ke satker yang lain, apakah ia dalam posisi ketinggalan ngak.
- Ada keluhan dari Balai Jakarta, kecendrungan membuat balai-balai adalah seperti Sapi Perahan.

Setelah Shalat Dlhuhur, makan siang dan pindah ruangan, saya sangat bersyukur sebab bisa shalat berpindah tempat tidak rutin di Pasar Jumat saja.

Naik keruangan lantai Tiga untuk mulai menyusun kelompok POK.

Setelah shalat Ashar di masjid kecil diujung halaman kompleks balai Irigasi ini baru bisa di mamklumi kenapa Bekasi ini yang sudah sangat tidak nyamann ini masih bisa damai saja, sebab setiap adzan dikumandangkan banyak nyang shalat, hanya satu ini saja yang meruntuhkan konsep saya bahwa Bekasi ini masih bisa diperbaiki.

Setelah shalat Ashar sewaktu saya memandang kearah kejauhan memandang lurus penggal jalan dalam komplek balai Irisgasi ini, pola balai adalah linier, sehingga melahirkan pemandangan yang lurus sepanjang halaman balai, saya teringat peristiwa 1991 akhir saat test pendidikan bagi Pimpro Tata Ruang, saat itu saya memegang Pimpro Tata Ruang Irian Jaya, untuk di didik di Perancis, disinilah saya di test, dan ada teman tsst yang bernama bapak Burhanudin, ia lulus test dan meninggal saat tsunami melanda Aceh, saat itu ia telah menjabat ketua PU Dinas Aceh.

Saat sore menjelang, pekerjaan sudah usai, telah dikumpulkann draftnya untuk selanjutnya memperlihatkan dengan pimpinan dikantor untuk mendapat persetujuan dan dikumpulkan hari Kamis, dua hari lagi.

Saat saya memutuskan untuk pulang, matahari sore sudah mendekati bumi, suasana sore bekasi terlihat dari depan kantor ke arah jalan inspeksi sungai terusan kemacetan sedang terjadi.

Tiba-tiba kekosongan terbentang dijalan didepan kompleks irigasi, dan saya langsung menyebrangh jalan untuk mengawali perjalanan pulang, kemacetan sudah mulai terlihat sebab sistim persilangan k3endaraan banyak yang tidak mengikuti aturan selayaknya suatu kota yang baik, persilangan jalan itu dibiarkan tumbuh alamia.

Lobang – lobang dijalan kerena terlalu banyaknya sehingga susah di ingat di lokasi mana lobang yang paling mencekam itu berada, tetapi hakekat lobang jalanan, pada saat jalanan mulus dan terdapat lobang jalanan maka keberadaan lobang itu sangat mengganggu, tetapi jikalau lobang itu mewarnai semua hamparan dari Bekasi ke Cileungsi, ada lobang malahan siap-siap untuk diterjuni, enak juga saat badan ini berkendaraan menuruni lobang, terasa dunia ini tidak selalu rata.

Untungnya apa, tidak hujan saja, sebab kalau hujan lobang besar itu akan menjadi kubangan besar, yang akan mengundang air untuk berkumpul dan bertahan disana berlama-lama, sebab tidak ada sistim untuk mengalirkan berupa drainage jalanan, pemerintah Bekasi tidak membuat drainage itulah kesalahan besarnya.

Sesampai dirumah, rumah tetangga yang ditelantarkan sejak bertahun-tahun sudah dirontokan oleh tukang-tukang yang dibayar oleh pembeli barunya.

Tiada ulasan: