Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Isnin, Julai 28, 2008

Yasin di RSCM di lihat Jantungnya

Rabu, 11 Juni 2008.

Mengantar Yasin ke RSCM untuk ngecek Jantung dan ngecek lab Darahnya yang diperiksa banyak sekali, hanya kerena Yasin tidak puasa hari ini maka cek darahnya Yasin dibatalkan, besok pagi datang dalam keadaan puasa.

Pemeriksaan jantung kerena hal ini untuk pertama kali dilakukan, untuk mencari dimana ruang pemeriksaannya saja harus bertanya beberapa kali, sudah sampai di depan di lantai atas baru disana diingatkan untuk mengurus administrasi pembayarannya terlebih dahulu, saat disini saya sedikit kepayahan sehingga barang yang sudah ada didalam tas tetapi dalam memori saya barang itu hilang sehingga saya sedikit gelisa, mengingat selembar berkas itu sangat penting.

Tetapi setelah dibongkar map, saat itu ada anak sakit jiwa datang mendekat, dan saya berkomunikasi dengannya, sementara ayahnya marah, saya ingatkan kepada Ayahnya bahwa untuk membesarkan anak sakit memang harus ekstra sabar.

Saat selesai semua urusan administrasi, kembali ke ruangan Jantung, disini Yasin yang ngak mau ikutan mengurus hilir mudiknya berkas, ia mau menunggu di ruang tunggu jantung, sewaktu saya kembali ke ruangan ini Yasinnnya tidak ada.

Lho yang mau diperiksa jantungnya siapa, Yasinmenghilang kemana, saya sampai sempat bertanya pada Kuat yang saat itu datang melintas mencari dokter untuk mulai memasuki ruangan konsultasi pasien thalasemia.

Jam 11.50 Jantungnya Yasin mulai diperiksa, dengan suatu alat pengindra, terlihat debaran jantungnya Yasin di hitung sekala dan kecepatan dan denyutannya, sampai 45 menit lamanya pemeriksaan.

Sebagai Informasi, Yasin ini telah 3 tahun di transfusi dalam perawata thalasemianya.

Shalat Dzuhur berjamaah dibawa diujung poli anak yang dibuatkan tempat shalat berjamaah. Makmumnya para petugas keuangan RSCM Poli Anak.

Saat akan makan siang, Yasinnya minta makan dikantor Pasar Jumat saja, akhirnya saya secepatnya berangkat ke kantor.

Di Buncit sempat ganti olie motor, untuk olie motor Prima XP yang biasa dipakai harganya sudah naik menjadi Rp 25 000,- saya masih mencari olie yang seharga Rp 20 000,- berarti saya merubah jenis oleinya, yang terpilih olie supra, Sesampainya di Kantor siang itu langsung makan, dimana diruangan makan lagi banyak orang yang makan, saya dengan Yasin berusaha tidak memperhatikan masalah ini, yang penting bagaimana Yasinnya bisa makan.

Rupanya dikantor sedang pergi semua orang sebab ada orang tua salah seorang staf diruang kerja ini meninggal dunia, sehingga pergi nyelawat lah mereka semuanya.

Yasinnya malahan bermain komputer, semua game komputer yang di kopy dibawa kerumah ngak bisa dimainkan sebab beda pentiumnya, di rumah pentium tiga sedangkan di kantor pentium empat.

Setelah shalat Ashar saya mengajak Yasin untuk pulang sebab kalau terlambat akan kemalaman sampai dirumah.

Tiada ulasan: