Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Selasa, Disember 28, 2010

Hotel Cipaku Bandung




Minggu, 14 November 2010.

Senen, 15 November 2010.
Selasa, 16 November 2010.
Rabu, 17 November 2010

Kamis, 18 November 2010.

Jumat, 19 November 2010.
Sabtu, 20 November 2010.




Minggu, 21 November 2010.




Senen, 22 November 2010.

Masih ada rasa sakit batuk sehingga di putuskan untuk istirahat di rumah tetapi siang hari di telepon dari kantor jikalau hari Selasa besok harus ke Bandung untuk mengikuti latihan per bekelan menghadapi masa pensiun.

Saya berangkat kekantor siang ini sekitar jam 15.00 dan tiba sekitar jam 17.00 langsung mengurus ke uangan dan tiket bus ke Bandung, di ingatkan jikalau hotelnya di suru mencari sendiri hanya semalam saja.

Jam 19.00 saat selesai shalat Isya baru dapat hubungan telepon ke Hotel Cipaku Garden.

Langsung pulang malam itu.

Selasa, 23 November 2010.

Berangkat ke Bandung ber tiga saya istri dan Fifi. Naik bus MGI dari Cileungsi. Keberangkatan yang jam 06.00 membeli dua tiket seharga Rp 90 000,-
Perjalanan di iringi dengan hujan deras

Saat keluar dari rumah tidak hujan, malahan sempat berjalan kaki bertiga dengan ibunya dan Fifi, tidak boleh naik ojek, sebab akan duduk di dalam bus sekian jam.

Tetapi setibanya di Cileungsi hujan yang deras datang mengguntur, dan saat bus MGI tujuan Bandung tiba, hujan agak reda, tepat jam 06.00 bus berangkat ke Bandung dan hujan menderas terus, hujan terlihat mereda di Bekasi saat bus melintas jalan tol Bekasi Timur, dan sampai Bandung tidak ada hujan.


Saat sudah memasuki jalur Cikampek menuju Bandung terlihat jalanan mendaki dan bus terasa melambat dan Fifinya bolak balik pindah kursi untuk melihat panorama yang sudah tidak ada kotanya.


Saat sudah mendekati Padalarang dimana di sisi jalan raya ada jalan kereta api, berkali- kali Fifi berteriak lirih itu pa jalan kereta api, mana kereta apinya, ngak taunya mendadak ada kereta api bisnis lewat sehingga lengkap sudah melihat rel nya dan melihat keretanya yang lewat.

Memasuki kota Bandung sudah mulai kemacetan menghadang

Turun di terminal Leuwipanjang dan mencari bus kota tujuan Ledeng utnuk mencari Hotel Cipaku yang sudah di daftar tadi malam.

Rabu, 24 November 2010.

Hotel Cipaku Garden Hotel Bandung.


Disini Fifi suka sekali mempermainkan jendela dorong, dimana udara di dalam sudah dingin malahan di buka jendelanya oleh Fifi sampai ibunya kedinginan














Bandung yang mendapat nilai baik tetapi bagiku mendapat nilai C kurang.

Jam 03.00 Hp sudah berbunyi dan bangun untuk mengerjakan shalat Tahajud, istri ikut bangun, kamar yang tidak terlalu sempit ini , dengan penataan lampu tidur yang cukup temeraman, di hiasi Televisi kecil yang hampir tidak menarik untuk di lihat, memberi suasana ruang yang sangat hangat, nilai baik untuk pengaturan kamar, masuk kamar kecil di hotel ini ada air panasnya, sehingga sepagi ini sudah mandi air panas untuk membangunkan syaraf persiapan shalat.

Shalat tahajud yang khusyu di hotel Cipaku Garden Hotel, shalat yang belum tentu di tempat ini bisa dilakukan lagi. Sehingga memanfaatkan situasi terbatas ini, shalatnya sedmikian khusyuknya. Akhirnya tiba giliran membaca Al- Quran, terlihat pula istri kut shalat.
Setelah itu adzan shubuh terdengar sayup- sayup memasuki jerejak jendela hotel yang terbuak kisi- kisinya dari kayu jati itu, shalat shubuh pun dilakukan berjamaah dengan istri.

Sore harinya saat pulang kehujanan di Terminal Leuipanjang Bandung dan banjir, naik bus MGI tujuan Cileungsi dan tiba di Cileungsi jam 19.30, masuk rumah jam 20.00






Kamis, 25 November 2010.


Jam 11.56 saat adzan Dzuhur berkumandang, posisi berada di jalan Dewi Sartika, setelah mengambil Hp Smart yang dinyatakan rusak berat dan ganti mesin Hp.

Mencari tempat shalat dan didapat masjid di pinggir jalan di jalan Otista setelah Fly Over.

Rapat di Kementerian Kelautan, tiba di sana sekitar jam 12.40

Kontraktor terlambat 15 % , Progres hari ini 84 % dari target hari ini 96 %.





Jumat, 26 November 2010.




Sengaja motor di letakan di pinggir pintu belakang kantor, agar sebentar kalau akan ke departemen tidak berputar jalan.

Dikantor hanya satu jam saja kemudian, untuk menyelesaikan laporan pelaksanaan pekerjaan ke Bandung dua hari yang lalu. Setelah itu di kumpulkan untuk di proses ke uangannya dan sekitar jam 10.00 berangkat lagi ke departemen, Seperti janji dahulu kalau akan ke departemen harus mampir terlebih dahulu ke Al Azhar untuk menyantuni duafa di Al Azhar Peduli.

Setelah itu berjalan menyeberangi jalan raya depan masjid untuk memasuki kompleks kementerian Pekerjaan Umum, di Lobby banyak orang poliklinik yang sudah dikenal wajahnya selama ini, rupanya Biro Umum Kementerian PU menyelenggarakan kampanye memerangi pemakaian narkotika, saya ikut masuk dan mendapat snak kua yang cukup enak, setelah itu ke lantai 5 untuk mencoba me klarifikasi temuan untuk beberapa kegiatan pengelolaan teknis bangunan, sebab yang belum di klarifikasi adalah kegiatan di UIN dan di Kementerian Kelautan Gambir.

Saat di depan lift di lantai dasar akan mengerjakan shalat Jumat, badan ini sudah menghadap ke kanan untuk menuju ke masjid PU tetapi kok badan ini memutar dan menuju masjid Al -Azhar, e ternyata terjawab juga masalah ini, yaitu Istri sudah menunggu di pintu gerbang Al Azhar sebelah kanan dimana saat itu selesai shalat Jumat, saya secepatnya akan ke motor sebab mendung sangat gelap, jikalau hujan turun jiket motor saya ada di letakan di atas motor kan kebasahan nanti pulangnya, pikirku, tetapi setelah ketemu ibunya di pintu keluar Al Azhar, langsung le Lobby Universitas Al Azhar untuk donor darah.
Saat donor darah saya sempat melihat langit yang masih mendung tetapi ngak menurunkan hujan.
Habis donor darah, makan nasi perkedel dengan siraman kuah rendang di Family kedai masakan padang depan kantor Kementerian PU.

Setelah itu Pulang naik motor bertiga, dan di serang hujan lebat saat akan naik fly over pasar minggu, sebab saya hanya membawa satu plastik hujan maka saya memilih berteduh di warung di sisi jalan.

Makanan di warung itu penuh dengan lalat sehingga Fifi yang duduk di depan makanan itu hilang seleranya, hujan turun agat lebat.

Warung itu ada atapnya sehingga banyak pengendara motor yang berteduh disana.

Hujan sedikit reda, tetapi masih turun juga, saya ajak anak istri bermotor lagi, Fifi saya selimuti plastik hujan dan ibunya ada membawa payung kecil, hujan sudah reda, dan bermotor sampai di Kalan Baru, dimana istri dan Fifi pindah kendaraan naik angkot ke Cileungsi.

Saya masuk terus potong jalan sedikit di bawa lebatnya hujan dan masuk jalan Penganten Ali, shalat ashar di masjid Jin Kelapa Dua Wetan.









Sabtu, 27 November 2010.

Kunjungan selamatan nikahan gurunya Fifi, di sebut selamatan ternyata akad nikahannya baru besok, tetapi sewaktu saya dengan istri dan Fifi yang ikut juga pergi ke rumah anaknya almarhum pak Ayub yang menikah ini, maksudnya adalah pihak laki-laki menyelenggarakan dahulu selamatan tetapi pelaminan sudah di pasang dan si calon penganten sudah tampil hanya saja belum resmi. Sempat foto bersama.

Tiada ulasan: