Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Selasa, Disember 28, 2010

Minggu 15 Agust - Sabtu 21 Agust 2010

Minggu, 15 Agustus 2010.




Senen, 16 Agustus 2010.

Rapat pengelolah teknis di IAIN Ciputat Tanggerang, acara rencananya dilaksanakan jam 14.00 pembantu rektor minta jam 16.00.

Sambil ngatuk- ngaktuk menunggu saja, dan diluar sudah turun hujan, tidak beberapa lama konsultan design arsitekturnya sudah datang.

Bangunan yang hendak di rencanakan ini senilai 3 milyard, merupakan pekerjaan lanjutan.

Jam 15.20 saat terdengar adzan ashar, saya minta shalat di ruangan itu juga sebab masjidnya jauh dan hujan.

Jam 16.00 acara di mulai dengan bahasan utama bagaimana memasukan standard harga Rp 5 500 000/m2, bisa masuk, sebab sekarang masih diatas Rp 7 200 000,- / m2

Diskusi banyak argument, sampai dicari nilai hakekat bangunan yang hendak di bangun akhirnya dipotong harga rencana pemasangan kabel terkoneksi hubungan internet, masih diatas standard harga 5,5 juta, di cari potongan lagi, dan didapat point keramik di rubah standarnya dengan kualitas biasa setara roman, setelah di hitung ulang masuk harga Rp 5 600 000,- dan semua peserta rapat terdiri dari Dekanb Psikologi IAIN Ciputat dan pembantu dekannya da pembantu rektor dan staf proyek, saya mewakili departemen pekerjaan umum, dan tuga orang staf arsitek semuanya puas.

Saat keluar dari IAIN Ciputat sore itu, udara mendung habis hujan terlihat jelas, bau percikan air di mana- mana, ban kempes dan dipompa setelaj berjalan 1 km, tetapi setelah masuk tikungan Feed Ex pedal kopling sebelah kiri lepas.

Cukup payah perjalanan, dan pasang dan copot lagi dan pasang dan copot lagi, sampai menimbulkan kemacetan panjang di belakang saya saat di mana banyak karyawan pulang sore hari ini.



Selasa, 17 Agustus 2010.

Upacara apel bendera tujubelas agustus di departemen

Berangkat pagi sekali, shubuh saja belum terlihat, tetapi sudah sahur, shalat shubuh di masjid Cibubur, masuk lapangan upacara jam 06.15, masih terlihat sepi, rupanya tepat jam 07.00 upacara di mulai.

Setelah upacara ambil motor di lapangan parkir ternyata ban depan sudah kempes, dorong motor keluar dari halaman Departemen, satpam penjaga pintu gerbang hanya senyum saja, dan mulai mencari informasi dimana tempat tambal ban terdekat, rupanya hanrus menyeberang dua jalur jalan Pattimura untuk bisa sampai di penambal ban di seberang jalan, nyeberang perlahan- lahan saja sebab lalu lintas pagi ini sangat ramai sekali.

Menunggu sesaaat sebab tukang tambal ban yang orang jawa itu sedang mengerjakan ban orang yang datang erlebih dahulu.

Ban motor mulai di tangani, dan sejurus kemudian datang lagi pegawai departemen pekerjaan umum entah dari bagian mana mendorong motornya yang ban belakangnya kempes, tetapi dia cukup fatal sebab lobang nya banyak, sewaktu menuju ke sini motor di kendarai, sehingga paku yang ada menusuk di banyak titik di ban dalam, dan akhirnya ia harus mengganti ban dalam.

Ban sudah di pasang kembali motor sudah saya hidupkan dan mulai jalan tetapi belum sampai 500 meter dari tukang tambal ban kembali lagi jatuh pedal operan gigi di kaki kiri ( di depan Mabes Polri ).

Pedal saya ambil yang tregeletak di jalan, saya berusaha mencari ikatan, akhirnya ikatan di kunci saya lepas dan kawatnya di ambil untuk mengikat pedal agar kalau lepas tidak jatuh ke jalan, cukup menyangkut saja di as tengahnya.

Motor sudah hidup dan setelah masuk di persneling tiga betul juga pedalnya lepas lagi tetapi tidak jatuh sebab ada tali pengikatnya, tetapi motor mau ngak mau ya di persneling tiga saja jalannya.

Kalau ada lampu merah ya dimatikan dan pasang lagiu pedalnya dan hidupkan kembali setelelah hijau warnanya dan lepas lagi pedalnya.

Berkali- kali pasang dan lepas dan pasang tapi akhirnya sampai juga di bengkel langganan yang memperbaiki motor sewaktu bocor seal mesinnya beberapa minggu yang lalu, di samping pool Mayasari Bhakti di Ciracas, Pasar Rebo.

Dengan bengkel ini pedal di lepas dan dia terlihat mengambil anak rambut sikat kawat busi dan di masukan diatara lobang pedal sehingga terjadi kepadatan dan ikatan dan lantas di kunci kembali, motor sudah sembuh lagi.

Setibanya di rumah jam 11.00 siang, anak- anak sedikit kecewa sebab uang transport yang Rp 50 000,- setiap megikuiti apel bendera hari ini tidak di berikan dan akan di berikan besok sewaktu masuk kantor, sehingga sepulang dari apel bendera tidak ada oleh- oleh tujubelasan buat anak- anak.








Rabu, 18 Agustus 2010.


Departemen Kesehatan.
Jam 06.00 berangkat dari rumah, saya pikir kemacetan sejak di Kranggan dan Cibubur dan Kramat jati merupakan kemacetan besar, ternyata kemacetan di Gatot Subroto merupakan kemacetan berat pagi ini, apalagi ada tebaran paku selepas nya dibawah ada jalan kereta Api dari Bogor.

Luar biasa macetnya, masuk ke kompleks Kesehatan sesuatu rencana jam 09.00, tetapi mencari bangunannya Kepala Biro Umu Kementerian Kesehatan, dan di tambah lagi tersesat di lantai sembilan, sebab lantai tujuan lantai sebelas, kok keluarnya di lantai sembilan, terpaksa ke lobby lift lagi menunggu naik, cukup lama dan duduk diterima kepala Biro Umum Kementerian Kesehatan jam 09.10.

Setelah mengerti maksud tujuan kunjungan untuk mempertegas surat permintaan kementerian kesehatan kepada kementerian pekerjaan umum di mana saya yang di tunjuk untuk melaksanakannya di kementerian kesehatan ternyata untuk porsi pembangunan gudang di Padang dengan nil;ai Rp 2 milyard.



Kamis, 19 Agustus 2010.

Pesta kecil buka puasa dengan uang kemerdekaan Rp 50 000,-
Dapat kacang tanah kupas 1 kg, suatu upaya membelokan perhatian ke kacang garuda yang harga sekilonya sudah mendekati Rp 45 000,- kue top satu dos, biskuat coklat satu dos, kopi ABC rasa brwonies satu renteng isi 10 sanchet.
Habis sudah uang kemerdekaan Rp 50 000,- uang transport menghadiri upacara bendera tujubelasan agustus kemaren.
Anak senang dan meriah sebab sewaktu menggoreng kacangnya di tambahi irisan bawang putih dan gurih manis kacangnya berarti masih segar bulirnya.


Jumat, 20 Agustus 2010.


Membelanjakan uang Rp 100 000,- untuk menanggulangi lauk pauk anak- anak di rumah setelah shalat Jumat ke Carefure Lebakbulus, yang di dapat adalah 1 kg bandeng super, 1 kg ikan como banjar, ½ kg daging, dan udang 1 ons.

Kalau urusan gizi anak- anak jadi urusan bapaknya, ya begini jadinya.


Sabtu, 21 Agustus 2010.

Tiada ulasan: