Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Selasa, Disember 28, 2010

Minggu 26 Sept - Sabtu 2 Okt 2010



Rencana FISIP UIN Ciputat





Minggu, 26 September 2010.

Sehabis pe pasar pagi ini, dimana hujan sejak tadi malam menderas, sudah shubuh masih menderas sehingga ke pasar di tunda sampai mendekati jam 07.00, sehingga pagi ini ke pasar setelah shalat Dlhuha, biasanya sepulang dari pasar mengerjakan shalat dlhuha.

Berniat akan kerja bahkti mengerjakan masjid menuju lokasi masjid di RT VI, ternyata sewaktu menjumpai pak Mulyono masjid pengerjaaannya di borongkan sehingga tidak ada kerja bakhti, tetapi arah Kiblat sepenuhnya mengikuti gambar yang saya berikan setelah download dari Google earth dengan menarik garis kiblat dari Makkah.







Senen, 27 September 2010.




Selasa, 28 September 2010.

Jam 10.30 sudah di UIN Ciputat untuk mengikuti rapat pembahasan, ke kantor terlebih dahulu sekitar jam 10.00 berangkat ke UIN, setibanya di sana sudah duduk berlima konsultan MK pekerjaan FISIP UIN 2010.

Di meja sudah di siapkan hidangan sneak roti bakar dan cukup mengganjal perut.

Pembahasan tidak terlalu lama, tidak terasa adzan dzuhur terdengar, tinggalkan ruang rapat dan mencari tempat shalat dan berwudlhu.
Shalat Dzhuhur di UIN dan ada makan siangnya.

Pak Syaiful koordinator panitia lelang bilang jikalau sedang di belikan makanan.

Menunggu sebentar kemudian makan siang nasi padang, dimana sewaktu akan menggigit rendang saya teringat anak- anak, sehingga saya batalkan makan rendangnya dan rendangnya saya masukan ke plastik bekas kerupuk dan saya bungkus saya masuk tas untuk di bawa pulang.

Sebetulnya lauk berkedel dengan sayuran dan sambal hijau bagi saya sudah cukup.

Kemudian rapat berpindah tempat menuju ke lokasi proyek.

FISIP di sini yang memenangkan tender adalah PP, kemudian sejak hari Jumat sudah mobilisasi alat, dan sekarang selasa alat sudah bekerja mengebor untuk menanam pondasi pile.

Rapat dihadiri lengkap ada unsur pemborong, ada unsur pengawas MK dan ada unsur Design.





Rapat penentuan hari kerja di lapangan, Pekerjaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini yang mengerjakan adalah PP yang menang tender, alat berat sudah di turunkan.

Jam 18.00 masuk rumah di serang hujan.




Rabu, 29 September 2010.



Ke Lokasi pekerjaan FISIP UIN untuk mengambil gambar awal pekerjaan di lokasi.




Sewaktu di sana ternyata pak Nugroho dari PP ada di sana, dan ia menerima saya, saya bilang saya ngak puas dengan pekerjaan PP di BUMN tahun lalu sewaktu saya mengawasi, tidak puasnya di mana pak, bocor jawabku singkat, pak nugroho mengejar di lantai berapa, di lantai 19 20 atau 18 sekitar itulah, disana saya tidak mengerjakan pipa air, bocor dari mana, ini kan pekerjaan interior, sewaktu saya memandang langit- langit ada bercak air saya katakan bahwa itu adalah bocor, terlepas itu pekerjaan siapa, yang jelas pekerjaan interior itu merupakan tanggung jawa PP.
Secepatnya pak Nugroho mengambil telpon genggamnya dan menelpon pak Najib, terldengar mereka berbicara saling bersitegang dan akhirnya saya di sodori HP pak Nugroho dan terdengar suara pak Najib di sana, pak sis, katanya pekerjaan yang kapan itu paka, yang dahulu, kan sudah di perbaiki, kalau sudah di perbaiki ya sudah, saya ngak lihat sudah di perbaiki, tetapi kesan saya adalah pekerjaan PP kurang rapi, di beri tahu baru di kerjakan, itu kan pekerjaan interior kerapian tinggi.

Akhirnya Hp saya serahkan kembali ke pak Nugroho, sewaktu pak Nugoho menawari saya minum saya tolak, saya minu air putih saja, akhirnya pak Nugroho menyuruh salah seorang anak buahya untuk menemani saya mengambil foto awal pekerjaan di FISIP UIN.

Pagi ini tidak terlihat pekerjaan pengeboran pondasi pile lagi, apakah hari ini tidak ada target, saya tidak sem[at menanyakan lagi, kemudian sewaktu saya minta permisi, pak Nugroho bertanya ke sini hanya me foto lokasi saja, ya, sebab saya kemaren minta foto awal pekerjaan sampai sekarang tidak di kasi.

Pak Nugroho terlihat diam sewaktu saya tinggalkan ruangan itu, pekerjaan ini bukan pekerjaan perseorangan, pekerjaan sistim sehingga saya harus mengawasi sistim pengerjaan ini sehingga tidak terlambat dari jadwal.

Masuk ke UIN untuk memberitahukan ke pak Syaiful jikalau 4 kegiatan APBN yang perlu di kawal dengan Kementerian Pekerjaan Umum itu apa saja.

1. Pembangunan Fakultas Pshycology taham III, dengan dana 7.7 Milyard dengan jatuh pemborongnya Kontraktor PP, sedangkan Perencanaannya PT Alphindo Arga Chipta, dan Pengawasannya Cinipta Tri Utama Jaya.

2. Asrama Ma’had Aly dengan nilai Rp 3.5 Milyard, Perencana nya PT Kharisma Krida jakarta, Pemborongnya : Uno Tano Seuramo, sedangkan Pengawasnya Cinipta Tri Utama Jaya.

3. FISIP UIN dengan besar dana : 40 Milyard Pemborongnya PP sedangnkan Perencanaanya PT Akronin dan MK nya Binakarya.

4. Lab Pshycology dengan dana Rp 3.3 Milyard Pemborongnya Tri Bahagia Cipta Mandiri, dan Perencananya PT Batu Berlian Mandiri, dan Pengawasannya :......

Sewaktu pulang sempat membeli lauk untuk di rumah berupa 3 jenis ikan di Giant supermarket Poin, terdiri dari ikan patin, ikan selar dan ikan kakap merah.


Kamis, 30 September 2010.

Rapat hari ini ada dua yang harus di hadiri, semuanya di bawah kementerian Kelautan dan Perikanan, yang pagi rapat jam 10.00 di BRKP Petamburan Slipi, sedangkan rapat siang jam 13.00 di Kementerian kelautan perikanan gambir.

Sewaktu berangkat dari rumah sengaja di pagi kan berangkatnya agar bisa kantor agak lama sekitar 1 jam, betul juga berangkat jam 06.00 dan tiba di kantor jam 08.00 dan berangkat lagi ke Slipi untuk mengikuti rapat BRKP jam 10.00. perjalanan lancar saja, yang di lewati adalah Paalmerah, kemudian Petamburan dan macet panjang di pintu kereta api di Slipi.

Memang sewaktu berangkat tadi di Kebayoran lama lewat KA Bagus penampilannya tetapi ngak tahu namanya mungkin jalur eksekutip ke Rangkasbitung.

Sehingga sewaktu KA itu lewat di perlintasan KA Slipi menimbulkan kemacetan yang panjang seperti sekarang ini.

Sewaktu jam 10.05 sudah tiba di BRKP Petamburan, dan setelah parkir motor menghadap pak Wihono yang masih anak muda tetapi ke dudukannya sebagai Kepala Tata Usaha yang membidangi pembangunan Kantor ini.

Tidak berapa lama kemudian pindah kedudukan di ruang rapat dan tidak beberapa lama kemudian berdatangan perwakilan dari kontraktor dan dari pemberi tugas dan dari konsultan pengawas.

Acara rapat pertama adalah evaluasi hasil notulen rapat minggu lalu sampai berapa realisasinya.

Untuk tenaga kerja yang di janjikan sebanyak 40 orang ternyata hanya tercapai sejak hari sabtu dan minggu tanggal 24 dan 25 September kemaren kemudian di tanggal 28 nya lantas berkurang sebnayk 32 orang.

Sewaktu pemeriksaan fisik di jumpai banyak pekerjaan yang kurang rapi meliputi plesteran dan acian, kemudain ada sambungan kuda- kuda ringan yang duduk konstruksinya di ujung knok dan jurai tidak sistimatis.

Sewaktu meninjau bangunan berikutnya ruang pengelolahan produk, ternyata sedang di kerjakan dan menurut penglihatan saya persentasi bobotnya baru 50 %


Terdengar adzan dan saatnya shalat Dzhuhur di lantai dua, kemudian istirahat.

Sewaktu berpindah tempat ke Kementerian Kelautan dan Perikanan di Gambir, lewat Tanah Abang, dan apa jadinya, tersesat di Tanah Abang, saat itu, siang hari, luar biasa panasnya, dan macetnya juga luar biasa, di sisi bangunan pasar tanah abang yang sedang di renovasi, sebab saya sendiri sudah lama ngak kesini, macetnya semakin menggila, berhenti total, kesibukan orang mengangkat barang belanjaan yang sudah di koli, sehingga membutuhkan angkutan atau kereta dorong.
Saya ikuti tk ojeg yang melawan arus, rupanya di sini di ijinkan motor melawan arus, jadilah saya ikut dan kacaulah lali lintas, menurut saya jikalau akan di kondisikan Tanah Abang berperingkat internasional, maka daerah 500 meter keliling tanah abang sudah harus bebas kendaraan, semua kendaraan harus ada di bawah tanah, lha disini tanah abang ngak di persiapkan dengan kereta api bawah tanah atau jalan bawah tanah, jadilah macetnya seperti gila siang hari ini.

Gambir sekitar jam 14.00 dan setelah naik ke lantai 7, ternyata rapatnya akan di mulai, begitu aya duduk langsung acara di mulai.

Pembahasan adalah keterlambatan kontraktor interior yang masuk bulan oktober ini adalah sangat mencekam sebab akhir oktober pak menteri minta sudah terlihat nampaknya, sehingga kerja keras semua pihak untuk merealisasikannya.

Ternyata dari informasi konsultan perencana bahwa ibu menteri sangat menentukan sebab ternyata nantinya ada tempat tidur di ruang pak menteri untuk istirahat.

Ada menteri yang mikirin istirahat, sebab kalau ada menteri yang mikirin istirahat berarti bukan menteri ideal, menteri itu ya harus kerja keras, dan tidurnya duduk.

16.00 keluar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dan kemacetan sudah terlihat di depan mata, jalan gambir ke kiri menuju sesen macet, sedangkan gambir yang memutar kekanan lewat Istana negara dan RRI agak kosong, disana saya lintas, dan masuk Thamrin lancar dan Masuk Sudirman demikian juga masuk Pattimura, blok M lancar semua, Antasari, dan belok kiri masuk ke Kemang dan jalan kebun binatang Rangunan dan Simatupang lancar, saat adzan maghrib, perut terasa lapar sekali dan memang nasi yang di bawa dari pagi belum dimakan, untuk temannya saya makannya di kedai bakso di depan maal Cimanggis seharga Rp 9 000,- satu mangkok, dan disitu saya makan dengan lahap sebab saya campur juga dengan nasi yang di bawa dari rumah.

Shalat maghrib di masjid baru Pasar Rebo.

Lampu depan mati dan di titik tertentu hidup dan mati lagi.

Masuk rumah jam 07.00.





Jumat, 1 Oktober 2010.

03.30 bangun pagi untuk mengerjakan shalat tahajud

04.20 adzan shubuh terdengar

05.00 Membuat jus sayur sangat enak sebab 1 butir nenas di pakai semuanya: campurannya : nenas, wortel, buncis terong ungu, mengkudu, tomat, rasanya sangat segar pagi ini menimbulkan semangat bekerja.

05.30 Cucian baju yang numpuk sejak beberapa hari ini sekarang di kerjakan

08.20 Ke Bank Muamalat Syariah untuk anak yatim NTT

08.25 Isi pulsa

08.30 Bank Mandiri mengambil gajih dan mengirim uang ke Aswan dan Tyas.

09.00 masuk kantor.

Jam 11.00 sudah di proyek UIN- FISIP, dalam rangka mencoba mendekati secara kultural proyek dengan jalan shalat Jumat di proyek, motor saya parkir dan saya masuk ke ruang pimpinan proyek, pak Nugroho adhi, ia menyambut saya mau ngak mau, say informasikan saya akan shalat Jumat terlebih dahulu kemudian saya akan kembali.

Saat saya berjalan mengitari direksi keet pengerjaan proyek itu, kemudian saya menjumpai pengamanan satpam oleh satpam setempat kemudian saya mengikuti jalan di dalam kampus UIN itu yang bangunan sangat bermacam- macam, bangunan yang tidak mempunya tujuan, yang penting membanun, tetapi saya berusaha untuk memilah dan menerima sebab harmoni itu datang juga dari adanya perbedaan.

Jalan keluar dari kompleks kampus itu berupa celah sempit sekali dari sebuah pintu besar yang sengaja di buka untuk pejalan kaki, setelah itu memasuki jalan raya yang di apit oleh dua kampus, terlihat kampus kedokteran UIN yang baru tahun kemaren selelsai dan sekarang bocor di sana sini.

Setelah melintasi penurunan kerena jalan ketemu dengan sungai untuk mencari bentang jembatan yang kecil setelah itu mendaki lagi, di ujung pendakian terdapat masjid yang sesungguhnya masjid kampung hanya saja kerena banyaknya mahasiswa yang shalat di sana maka masjid itu di perluas dan sedikit di perbaruhi dengan bukaan jendela yang lebar.

Shalat Jumat, berjalan tertib, setelah shalat, terlihat wajah menahan lapar para mahasiswa segitu banyaknya, sebab mereka harus cukup dengan makanan Rp 7000,- se piring berupa ketoprak, dan makanan lainnya yang harus di bawa Rp 10 000,-

Beda dengan rombongan mahasiswa yang berjalan di depan saya dengan postur badan gemuk dan taat agamanya terbukti ia baru saja menjalankan shalat Jumat, dan berjalan memenuhi jalan raya menuju kampusnya, tanpa memperhatikan makan.

Mungkin sudah makan sebelum shalat.

Sementara saya berjalan memasuki pintu sempit itu dan melewati kampus Pascah Sarjana kemudian berjalan terus sam[pai di ujung belokan tembok bangunan memasuki pos pengamanan lokasi proyek.

Di ruang terlihat pak Nugroho tertidur di kursi, saya yakin ia tidak shalat, biarlah, dari sejak saya menjadi manusia saya terlalu sering melihat manusia type sedemikian, yang tidak shalat, yang high class, yang sakit jantung dan yang berfikir operasional, ciocok pikirku, kerjalah dan saya yang mengawasi, kerjaan tidak akan habis, sebegitu banyak pekerjaan yang akan menimpa seseorang buka untuk menjauhkan diri orang itu ke masjid.

Makan sesudah shalat jumat, dihadapan saya pak Nugroho makan dengan ketentuan dietnya, ada kentang rebus pengganti nasi, kemudian ada irisan tomat, ada sedikit daging tanpa lemak, dan beberapa buah mengiringi, ia sendiri sangat bosan dengan makanan begini, sementara makanan untuk saya di hidangkan tiga tempat, tempat pertama adalah nasi, kemudian tempat kedua agak kecil adalah kuah soto ayam, jangan tanya enaknya, kemudian tempat ketiga adalah satu piring berisi dua jenis lauk, yaitu 27 iris kecil halus tempeh di oseng di bumbuhi, kemudian telor bunder.

Nasi itu sangat sedikit dan saya tidak minta tambah, dan saya ambil tempat nasi yang saya bawa dari rumah dan saya buka dan saya tumpahkan di piring saya di depannya pak Nugroho, sementara istri saya membawakan nasi saya terdiri nasi kemudian gorengan nuget dan seiris sosis.

Secangkir kopi susu encer di sajikan, saya ngak menolak.

Kemudian saya mulai inspeksi pekerjaan dengan stafnya untuk melihat masalah kurva s.

Jam 14.00 pulang dari proyek, saat pulang saya menjumpai Lotte Mart yang dahulu adalah Makro, saya masuk, dan mencari hati sapi dan lampu hemat energi dan kecap bango, dan setibanya di giant masih turun lagi untuk mencari tambahan lauk buat anak- anak berupa ikan gurame, udang kupas, dan ikan kakap merah.

Shalat ashar di masjid Pajak, setelah itu hujan deras turun.




Sabtu, 2 Oktober 2010

Tiada ulasan: