Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Selasa, Mac 18, 2008

Rantai motor putus dan hilang

Senen, 11 Februari 2008.



Hujan sudah menderas sejak dari rumah.hujan redah beberapa menit langsung berangkat dengan Yasin, saat itu jam sudah menunjukan jam 07.30 pagi, hari ini badan terasa ngak enak untuk kekantor, tetapi melihat Yasin sudah semangat untyuk sekolah, mantabkan diri untuk berangkat kekantor menembus rintikan hujan.

Saat Yasin turun di sekolahannya hujan belum turun, tetapi setelah mengisi bensin di Cileungsi awan hitam sedemikian pendeknya, dan hujan deraspun turun, sepanjang jalan mengenakan jas hujan dan hujan berhenti dan turun dan berhenti dan turun, turun hujan deras terakhir menjelang masuk kantor, 200 meter sebelum Giant Supermarket Pondok Indah, hujan deras sudah turun, kendaraan berjalan perlahan-lahan.

Masuk kantor malahan hujan sedemikian derasnya, sehingga jas hujan tidak dilepaskan setelah memarkir motor dan menuju lobby kantor.

Di depan Pak Barus sudah menanti, sebab dia Satpam yang sedang menderita Tubercolosisi dan sedang saya terapi dengan ramuan jus sayur yang ada mengkudunya.

Hari ini membawa dua, dengan harapan yang satu untuk buka puasa nanti sore kalau pulang dan yang satu untuk pak Barus.



Jam 22.00 Malam saat pulang dari kantor, rantai putus saat lewat antara lampu merah Ujung akhir Simatupang dengan Carefure, suasana gelap dan hujan gerimis, saya hanya mengetahui jikalau gas yang diputar tidak memberikan tenaga laju kecepatan, dan dengan tenaga yang tersisa saya mencoba meminggirkan kendaraan, saat itu argumentasi saya adalah masalah kopling, kalau masalah yang satu ini berarti peristiwa besar dan berarrti di sekitar sini ngak ada bengkelnya, motor saya dorong memasuki halaman kantor lagi, sewaktu menyebrang memotong keramaian lalu lintas di Carefure malam itu, saya tetap berjalan bperlahan-lahan mendorongmotor, hingga samapi di kerumunan satpam penjaga malam di kompleks perumahan PU Pasar Jumat ada seorang yang bertanya dan memperhatikan jikalau rantai motor saya hilang, berarti motor tidak berantai, hilang rantainya berarti mesin hidup tetapi tidak bisa mendorong laju kendaraan.

Motor saya dorong terus ke kantor, dan setibanya di kantor pertama adalah pak Iskandar sang Satpam di kantor, yang tadi sewaktu akan pulang ikut memperbaiki posisi kabel accu yang putus, dan sekarang terkejut sewaktu ia mengetahui bahwa saya balik lagi kekantor.

Nai kelantai dua, dan disana pak Imam juga tertawa ngakak setelah mengetahui musibah yang terjadi rantai putus, kok bisa mengendarai motor rantai putus

Tiada ulasan: