Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Khamis, Mei 08, 2008

ke Bandung


Jumat, 11 April 2008.



Jam sudah menunjukan 04.00 saat berangkat dari rumah, sebab janjian dengan pak Kuat dalam rangka ke Bandung penerimaan tanda jasa ke 20 tahun untuk ketemu di kantor jam 06.00.
Hari masih gelap, shubuh saja belum datang jalanan mash sepi, tetapi dijalan desa Gandoang yang menghubungkan kompleks perumahan dengan jalan utama Jonggol – Cileungsi sedang dilewati mobil jemputan tentara yang besar nya menutupi jalan raya.
Susahnya untukmenyalip mobil besar ini, tapi ada juga kesempatan dan tus tersalip dia, motor memasuki jalan utama menuju Cileungsi, kecepatan tidak cepat- cepat amat, asal melaju kencang saja, sengaja tidakmengisi bensin sebab cadangan masih banyak dan lagi pula stasiun BBM terdekat masih tutup.
Kecamatan Cileungsi telah dilewati, dan sunyinya malam masih terlihat, dan akhirnya Cibubur telah pula dilewati, saat itu pedagang yang berjualan disisi pagar pemberangkatan TKI ke Luar Negeri, di lokasi areal gedung pemuda Cibubur. masih terlihat semangat berjualan, apakah ini telah berlang semalaman atau baru buka, yang jelas mereka menyediakan keperluan TKI.

Shalat Shubuh di masjid Pasar Cibubur Saat melintasi pasar Cibubur lama, adzan shubuh terdengar,mampir kemasjid poasar dan mengerjakan shalat shubuh, suasana masjid yang ber keramik putih dan suasana gelap nya pagi mengingatkan masjidil haram.

Perjalanan memasuki jalan Bogor lama,tiba- tiba ujung kemacetan pagi itu terlihat di depan, pasti kemacetan akibat lampu merah pasar Rebo, belok kiri menuju jalan kompleks pendidik Yayasan Ahmad Yani, dengan gelombang polisi tidurnya yang banyak, kemudian masuk jalan Simatupang kendaraan sudah banyakyang mengejar waktu pagi, saat itu mengisi BBM di dekat Departemen Pertanian

Tiba dikantor jam 05.30 hari masih sunyi dan langsung isi absen dengan jam tertera 06.00
kemudian naik keatas untuk mulai membuat minuman teh hangat, telepon berkali- kali ke Hpnya pak Kuat ngak diangkat-angkat.
Mendekati jam 06.00 pak Edi dengan 3 orang anak buahnya yang juga akan berangkat ke Bandung menawari saya utnuk ikut, tetapi yang saya bayangkansudah janji dengan pak Kuat ngak enak jikalau saya berangkat terlebih dahulu, kemudian saya me Hp pak Kuatdari Hp saya yang baterynya hampir habis, dan pak kuat mengatakan sedang menuju kantor.

Saat jam didinding kantor menunjukan 06.30 saya pikir tidak adapekerjaan yang paling baik dikerjakan kecuali naik keruangaan dan ambil wudhu dan kerjakan shalat dhluha, saat shalat satu rakaat terdengar satpam Iskandar berlarian keatas untukmengatakan jikalau pak Kuat sudah datang, saya tetap mengerjakan shalat dan setelah itu bergegas kebawah tanpa mengenakan sepatu, dengan sandal hitam yang dibawa dari rumah berganti alas kaki didalam kendaraan.

Berangkat dari kantor posisi bertiga, sempat pak Kuat bertanya mana Yasin, sebab memang rencana saya ingin mengajak Yasin untuk jalan- jalan keBandung, tetapi mengingat kesehatannya dan pelajarannya saya tidak mengajaknya serta.

Saat melintas dibelakang kantor didepan kompleks pendidikan polisi wanita, macetnya pagi itu jangan ditanya,merayap jalannya. dan pitu tol di Pondok Indah pun didapat, mobil memasuki jalan tol dan kecepatan bisa ditingkatkan, memasuki ruas jalan tol Bekasi Barat kendaraan kembali merayap, jikalau dilihat dari kemacetan sedemikian ini pasti ada kecelakaan lalu lintas, betul juga diujung pintu Tol Barat terlihat ada truk buah duku baru dijalankan, setelah terguling dengan buah duku yangb berhamburan dijalan dilindas mobilyang lewat. merayap betul merayap, hampir berjam-jam, kendaraan kiri kanan sudah termasuk mobil keluaran yang terakhir kemacetan lepas dan kembali lancar selepas Cikarang, saat jam menunjukan 08.31 persimpangan Kerawang Barat dilewati. memasuki Kerawang Timur jam 08.36,saat mobil berjalan melintasi Klari,kelambatan jalan kembali terjadi,mungkin kepadatan lalu klintas biasa.

Jam 08.40 saat kilometer 60.600 mobil memisahkan jalur kalau lurus menuju Cikampek dan belok kiri menuju Bandung, suasana kiri kanan sudah diwarnai bukit dan pegunungan, dititik ini saya mempunyai obsesi untuk memindahkan ibu kota Negara Jakarta menuju Cikampek, dengan fasilitas KA dan Jalan khusus ke Istana Jakarta.

Saat kilometer 89.600 jalan mendaki panjang, bukit dan pegunungan dipagi hari,dilurusnya jalan tol terlihat pendakian dan bukit-bukit.

Kilometer 100. 400 pemandangan cukup bagus, jalanan masih mendaki, yang saya pikirkan berapa lama keadaan pemandangan yang bagus ini bisa dipertahankan.

Jam 09.14 memasuki pintu tol Padalarang, disini kartu tol ditukarkan untuiknantinya dibayarkan saat pintu keluar, kawasan Padalarang terlihat dikiri kanan, penataannya terancam menghilangkan karakter kota Padalarang.

Memasuki Kota Bandung disisi jalan ada truk terbalik, kilometer 102.100 kendaraan kembali terhambat laju kecepatannya,pemandangan pabrik tua disisi kiri kanan jalan tol, pasti akan terjadi perubahan fungsi lahan untuk merobah pabrik menjadi peruntukan lainnya. Seperti kasus pabrik Gelas di pusat kota Jogjakarta yang berubah menjadi hotel Melia Purosani.

Jam 09.41 sudah dipintu Tol Cileunyi, uang pembayaran tol sudah dipersiapkan dengan pak Kuat, Cileunyi, saat jam 09.40, sebelah timur disebelah Bandung, orang yang berjalan di trotoar terlihat semuanya mengenakan baju berlapis, inilah Bandung.


Cileunyi, jam 09.44, terletak disebelah kota Bandung, rasanya dahulu pernah berdiri di titik ini saat akan ke Jawa Timur dari Jakarta dengan Bus Ayahnda meninggal, Cileunyi kali ini sangat beda, sangat lebar dan belum tertata baik, para pejalan kaki di sisi jalan semuanya mengenakan pakaian lapis hangat.

Tepat jam 10.00 acara penerimaan pengharagaan pegawai setia dan jujur pada negara dimulai, sebelum dimulai saya sempat mengambil foto-foto bapak- bapak yang ada, barangkali saja ngak ketemu lagi.

Terdapat juga sekelompok pegawai yang menerima penghargaan dengan baju putihnya yang terlihat lain, putih mendekati pucat tetapi terang, ternyata dari Jogjakarta.

Jam 11.16, acara penerimaan bintang penghargaan dikompleks pusat penelitian perumahan dan permukiman Bandung telah berakhir, sekarang waktunya pulang, kendaraan sekarang mendapat tambahan penumpang tiga orang dua orang bapak ( Pak Nur dan Pak Hardi ) dan seorang ibu ( Ibu Yuli ) , sama-sama satu kantor, Cuma beda fungsi. Mobil mengarah ke Barat menuju kota Bandung dengan catatan sewaktu diangap dapat masjd yang diminati untuk shalat Jumat kendaraan harus berhenti.

Jam 11.30 akan mengerjakan shalat Jumat hari ini di masjid Kompleks Pusat Penelitian Jalan Jembatan Bandung, terletak disebelah timur kota Bandung, kompleksnya luas, bangunan berbaris mengapit ruang hjau ditengah yang memanjang kedalam.

Masuk kantor 10 menit sebelum maghrib, dan masuk rumah sekitar jam 20.00.

Tiada ulasan: