Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Khamis, Mei 08, 2008

Tyas berangkat ke Denpasar, Pak Lik Slamet datang

Minggu, 4 Mei 2008.


Jam 09.00 persiapan Tyas berangkat ke Denpasar, untuk pertama kali yang diantar ke depan ke Pasar Gandoang adalah ibunya bersama Fifi dan Yasin, sesampainya didepan, yangturun adalah ibunya dan Yasin, kemudian balik lagi kerumah bersama fifi yang mau turun dari motor, kali ini akan menjemput Tyas, dan balik lagi kejalan depan.

Jam 11.00 siang adiknya ibu yang tinggal di Cililin Bandung datang, ia berangkat dari rumah sejak jam 05.00 pagi, datang diantar tukang ojek depan, ia membawa makanan terdiri dari, sambal goreng tempe, sambal goreng kentang, wajik khas Cililin, sayuran kecipir yang lama ngak pernah saya makan, bolu bundar.

Ternyata ada berita dari Tyas jikalau ia telah tiba di Bandara dan dugaan macet ngak terjadi sehingga termasuk kecepatan datang ke bandara cengkareng.

Hujan sebentar rintik tetapi cukup lama listrik PLN padam, sehingga shalat ashar menggunakan air sedikit, jam 16.00 SMS dari Tyas jikalau ia telah mendarat di Denpasar. saat mana ibunya yang mengantar ke Bandara baru pulang sepuluh menit yang lalu.

Maghrib pun datang suasana gelap, hanya diterangi lempu minyak bakar yang sengaja dinyalakan di anak tangga ketiga dari bawa, cahayanya ngakbisa menerangi semua, acara makan malam setelah shalat maghrib hanya ditrangi lampu lilin yang hanya tinggal sepotong.

Listrik PLN hidup saat makan malam hendak berakhir, yang diserbu pertama kali oleh anak-anak adalah acara TV.

Tiada ulasan: