Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Khamis, Ogos 31, 2006

BPSPAM

Selasa,22 Agustus 2006

Berangkat dari Rumah Sakit

Jam 03.30 saat alarm hp saya berbunyi, saya terbangun dan mulai mandi pagi, saat dikamar mandi rumah sakit yang kecil itu, baju dalam kaos jatuh kelantai, berarti hari ini ngak pakai baju dalam.

Setelah mandi langsung shalat tahajud, kemudian turun ruangan untuk berjalan ke masjid Al Shifaah dibelakang RSCM.
Balik lagi keruangan mambangunkan Yasin untuk mengerjakan shalat Shubuh, tetapi Yasin malasnya bukan main, lama baru dikerjakan.
Disuruh mandi juga ngak mau.

Saya sudah bersiap akan kekantor, jam 07.00 pedagang nasi dalam ruangan datang saya membeli nasi telor tiga ribu rupiah, kemudian sarapan nya Yasin datang juga.
Jam 07.30 ibunya datang, saya sudah mempersiapkan surat- surat administrasi sehingga proses keluar nantinya tidak terlalu bermasalah, dan juga ada uang untuk naik kendaraan apa yang disuka nanti sepulangnya dari rumah sakit.
Berangkat ke kantor BPSPAM dari rumah sakit Cipto, naik bus yang ke Blok M, setibanya di STM Penerbangan turun dan berjalan menuju kantor.

Kantor BPSPAM.

Kantor ini, sewaktu saya masih di BPSPAM tahun lalu pernah saya diminta mendesign interiornya, tetapi kerena ada sikap yang meremehkan dari pak Benny, saat itu pak Benny sebagai kepala kepegawaian/ personalia. Maka saya tidak mau menanganinya.
Tapi beritanya hari ini pak Benny lagi dirawat rumah sakit Cinere kerena terkena serangan syaraf yang berpengaruh pada matanya.
Dari Pak Susatyo, saat saya temui di kantor BPSPAM menceritarakan jikalau baru – baru ini ia mendapat banyak musibah, anaknya yang di Jogja mendadak sakit perut kerena usus buntu dan harus dioperasi, kemudian adiknya lagi sakit jantung, saat ia menunnguin adiknya sakit jantung ia terkena juga serangan sakit jantung dan ikut dirawat, dan usulan dari pak Tumijo katanya BPSPAM ini harus di ruwat kerena banyak penjabatnya yang meninggal dan sakit.

Akhirnya pak Rifaldi yang saya tunggu datang.
Saya keruang pak Rifaldi.
Biasa pak Rifaldi masih terlihat sombongnya orang Padang, akh ngak apa yang penting masih normatip aja.
Kemudian ia menuturkan tentang pekerjaannnya untuk me EVALUASI KINERJA PELAYANAN AIR MINUM DI INDONESIA.

Berdasarkan Payung Hukum yang melindungi BPSPAM dan Sosialisasi BPSPAM yang belum dilakukan hingga sekarang, sosialisasi formal turunan dari produk peraturan yang melindungi terbentuknya UU RI No 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, telah dilakukan tahun lalu, tetapi tanggapan masyarakat daerah belum merespons.
Inginnya pak Rifaldi BPSPAM berfungsi sebagai lokomotif penarik PDAM- PDAM di seluruh Indonesia. Tetapi saat sekarang belum begitu.
Indikasi sehat dan kurang sehat semua PDAM - PDAM sudah terukur sehingga bagaimana untuk menyehatkan.
Problem utama adalah tidak adanya intregator ulung di tingkat Nasional mengingat PDAM - PDAM ini adalah sepenuhnya milik Daerah sehingga dirasa banyak prilaku berbeda antara daerah yang satu dengan daerah yang lain.
BPSPAM mmepunyai tugas nasional untuk merumuskan kebijakan, membuat aturan, dan loby ke DPR untuk merealisir program.dan BPSPAM tidak melakukan operasional.

Pembicaraan terakhir adalah penugasan saya ke Bengkulu untuk melihat PDAM - PDAM yang sakit, sebab Bengkulu terskala sebagai PDAM sakit.
Saya menyetujui ke bengkulu untuk juga melihat desa – desa yang saya teliti yang berbasiskan hutan.

Siang hari pindah kantor ke Pasar Jumat, jam 11.30 sudah duduk diruangan, dan siap menyelesaikan permasalahan di Pasar Jumat, masalah pertama adalah semua karyawan hari ini harus memasukan daftar pajak, LP2P , saya cari arsip pajak yang lama ngak ketemu, apa saya terburu-buru yang jelas ngak ketemu aja.
Tetapi jal 12.00 LP2P sudah selesai disusun dan diserahkan ke koordinator pengumpul, kemudian melanjutkan penulisan.

Jam 17.00 diruangan Pimpinan untuk melaporkan seberapa jauh apa yang telah ditulis berkaitan dengan sayembara penulisan, sebab nama saya masuk nominasi.
Pak Pardino banyak bertanya dan saya ceritrakan jikalau saya butuh dukungan untuk survey ke desa, dan pak Pardino menyetujui dan akan dilibatkan nanti pembahasan Jasa Lingkungan di Jogjakarta. Tetapi tidak boleh bertanya

Tiada ulasan: