Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Isnin, Mac 26, 2007

Hari pertama di Jogjakarta

Selasa, 23 Januari 2007


Saat bus mengisi bahan bakar minyak di daerah Bumiayu ada pedagang jagung yang masuk kedalam bus menjajahkan jualannya, seribu rupiah tiga jagung, saya membeli sebab enak rasanya, dan habis ketiga - tiganya.

Memasuki kota Gombong pagi hai jam 02.00 sudah terlihat beberapa penumpang turun dan dikerumuni tukang ojek.

Sesampainya di Kutoharjo, jam 03.00 semua bus Sumber Alam memasuki poolnya, dan terlihat disini mulai dibagi mana yang akan melanjutkan perjalanan ke Yogjakarta dibagi dan di titipkan ke Bus yang lain sesama Sumber Alam tujuan Jogjakarta.

Yang turun dari bus ekonomi Cileungsi Jogjakarta hanya berdua saja, saya dan bapak tua, dan yang lain penumpang berhenti di titik itu dan terlihat sibuk dengan para tukang ojek yang berusaha menarik perhatian penumpang untuk mau menggunakan jasanya.

Bus berjalan menuju Jogjakarta dan memsuki Purworejo, ada beberapa penumpang yang turun, dan bus keluar dari terminal dan berjalan kembali menuju Jogjakarta.

Daerah Istimewah Jogjakarta pun telah dimasuki saat shubuh , tetapi bus tidak berhenti sehingga sewaktu memasuki Kulon Progo mengerjakan shalat shubuh didalam bus dengan bertayamum.

Bus berjalan memasuki kota Jogjakarta dan saya sambil sarapan dengan malkis yang dibawa dari rumah dengan teman makannya adalah air minum.

Tiba di Terminal Giwangan Jogjakarta jam 05.10, sudah terang tanah, bus tidak memasuki terminal sehingga penumpang yang akan melanjutkan perjalanan dengan bus kota harus berjalan jauh mengelilingi terminal untuk mencari puntu masuk terminal.

Bus kota yang akan mengantar ke kawasan IAIN sudah tersedia dan langsung saya naik sebelumnya saya bertanya pada anak muda yang ada disitu mana bus yang menuju IAIN.

Jikalau perhitungan jarak, antara Terminal dan IAIN itu tidaklah jauh, tidak sejauh jarak pencapaian di Jakarta. Bus berjalan menyusuri kota Jogjakarta pagi hari ini dan penumpang terlihat membanyak sewaktu berada dibawah jalan fly offer jalan solo.

Sesampainya di IAIN saya turun dan menyebrang untuk memasuki Balai Pemberdayaan Departemen Pekerjaan Umum, saya langsung disambut dengan teman-teman kantor yang telah tiba lebih pagi dari saya dan menyuruh saya untuk memasuki kamar C1 bergabung dengan pak Zaenal dan pak Syarif.

Di kompleks penginapan ini terdapat juga peserta anak didik pramugari yang sedang melakukan training di Jogjakarta.

Sarapan resmi hari ini adalah nasi pecel dengan telor ceplok dan tempe goreng pipih.

Jam 09.30 acara Raker dimulai.

Jam 15.00 datang dua orang peserta dari kantor Pasar Jumat, yang berangkat dari Terminal Lebak Bulus jam 17.30 sore dan tiba di Jogjakarta jam 15.00 sore.


Sore hari acara raker untuk hari ini diakhiri dan jam masih menunjukan jam 17.00 saya cepat-cepat kekamar dan mengenakan celana training dan berkaos dan berlari menuju Malioboro.

Lari sore hari di Jogjakarta tanpa seorangpun yang dikenal, sewaktu berlari melewati agen perjalanan Pesawat Terbang dan menanyakan harga tiket pesawat ke jakarta dan mencari harga yang paling murah, dan jatuh harga 189 000 ke jakarta.

Saya hanya menanyakan saja barangkali bisa lebih murah dari harga kereta.

Tiada ulasan: