Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Khamis, Januari 24, 2008

Masuk Emergency RSCM

Senen, 24 Desember 2007.

Berangkat ke RSCM.

Tyas dengan Yasin naik Busway, oleh sebab itu saya antarkan terlebih dahulu hingga ujung jalan Cileungsi untuk mencari kendaraan ke Kampung Rambutan, setelah itu pulang lagi menjemput ibunya yang ingin juga ke RSCM.

Sesampainya di Emergency RSCM, terlihat Yasin dan Tyas berdiri di bagian dalam ruang emergency, ia menyerahkan resep untuk mencari dop atau tabung darah untuk tempat test darahnya dua anak Yasin dan Tyas.

Setelah itu mulai berjalan berlima, sebab ibunya dan Fifi juga ikutan, beriringan menuju laboratorium darah anak- anak. Sesampainya di lab anak- anak diminta uang muka, saya bertanya yang ngak pakai uang muka dimana, saya di anjurkan ke laboratorium 24 jam dekat emergency, saya mohon maaf kerena kurang tahu.

Sesampainya di lab 24 jam, blangko test darah minta di dilengkapi dengan dokumen Emergency, setelah lengkap kemudian formulir test darah dimasukan lagi.

Setelah itu bermotor menuju ke bank Darah di Kramat untuk mulai memohon darah cuci buat Yasin dan Tyas, Saya Fifi dan Ibunya naik motor, sedangkan Yasin dan Tyas berjalan menuju ke Kenari Pusat Kunci sebab disana ada Hoka- Hoka Bento makanan yang disukai anak- anak.

Setelah blangko permohonan darah dimasukan dan di janjikan jikalau darah cuci siap diambil jam 17.00 nanti sore, kembali bermotor menuju ke kenari mas untuk berkumpul kembali dengan Tyas dan Yasin di Hoka- hoka bento di sana.

Sesampainya di Kenari Mas. Fifi dengan cepat berlari menuju Hoka-Hoka Bento dan mulai memesan paket nasi seharga Rp 9 500,- dengan pajak tanpa air minum, sebab minumannya di bawa sendiri dari rumah.
Setalh nasi paket terhidangkan baru Tyas dan Yasin muncul, ternyata ia mencari kabel data untuk aipodnya.

Kemudian Tyas dan Yasin mulai memesan paket yang sama dengan Fifi.

Setelah makan, Istri minta diri untuk pulang naik bus, sebab ia hari ini akan memimpin pengajian ibu- ibu di Rt nya, kemudian saya cukup lama menunggu Yasin dan Tyas keluar dari Kenari Mas.

Sesampainya di emergency kembali Tyas dan Yasin ditempatkan di satu bed berbagi tempat berdua.

Jam 16.30 saya mulai berangkat ke PMI Kramat untuk menjemput darah, dan sesampainya disana saya siap menunggu, sebab saya tahu jikalau darah siapnya jam 17.00 tepat, tetapi darah diserahkan jam 17.30 dan sewaktu menyerahkan tidak diberikan lembar merahnya sehingga sewaktu darah saya sodorkan keperawat di emergency ia tidak bisa menerima sebab untuk mencocokan nomer darah pada slang darah harus tepat antara nomer dan tujuan darah di transfusikan.

Untuk menghindarkan salah alamat dan golongan darah penerima.

Untuk itu saya harus balik ke PMI Kramat untuk meminta kertas merahnya, dan setelah itu balik lagi ke ruang emergency dan disana baru mulai darah di transfusikan.

Darah ter transfusikan total jam 22.00
Dan selanjutnya adalah mau pulang ke mana, untuk itu saya menelpon ke rumah pak Abdullah untuk sementara malam ini akan menginap disana bersama anak- anak. Saat itu pak Abdullah tidak langsung menjawab SMS saya sehingga saya ragu.
Jam 22.00 ada jawaban dari pak Abdullah bahwa di ijinkan.

Jam 23.30 masuk kerumahnya pak Abdullah
Langsung dipersilahkan makan malam sederhana, nasi dan telor goreng, kemudian membersihkan diri dan selanjutnya tidur malam
Tempat tidur yang digunakan adalah ruangan keluarga yang di beri lapis karpet dan diatas karpet ada tempat tidur.

Tempat tidur hanya cukup untuk Yasin dan Tyas, dan saya tidur diatas karpet.

Soal nyamuk saya cukup menggunakan softel.

Tiada ulasan: