Terdapat ralat dalam alat ini

selamat berjumpa semoga tidak marah-marah

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak sadar. (QS. 2:9)

In trying to deceive GOD and those who believe, they only deceive themselves without perceiving


Khamis, Januari 17, 2008

Pasar pindah

Senen. 26 November 2007.


Jam 03.30 terbangun sebab akan ber sahur sebab akan puasa besoknya.

Bergegas ke Masjid sebab adzan sudah mulai dikumandangkan.

Kekantor dengan perasaan yang tidak enak, sebab motor sudah beberapa hari ini menyiksa saya, sejak peristiwa hari rabu sore sewaktu hujan turun menderas di Cileungsi motor mogok dan di buang air yang terkunci di karburator, besoknya memperbaiki boster as roda belakang dan jumat lamnya sewaktu pulang di malam hari tali gasnya putus, dan sewaktu hendak ekpasar kemaren ternyata motor mati ngak mau hidup, setelah diperiksa spul dinamo pengapiannya mati, habis sudah, sekarang motor di bawa bukan berarti tidak akanmenyiksa lagi.

Ya Allah engkaulah penolong hamba.

Berangkat kekantor tadi ada sedikit kerja keras yang harus dengan cepat dipersiapkan, adalah suatu pertanyaan, apakah tega saya meninggalkan anak- anak dirumah dengan isi kulkas kosong, sebab kemaren hari minggu tidak sempat ke pasar, seharian dari subuh ngurusin motor.

Kepasar dengan istri, berdua saja, dan sesampainya di Cileungsi, pasar itu sepi, saya bertanya- tanya, kok sepi sekali dipinggir jalan tidak seperti biasanya.

Saya yakin pasti ada penertiban pedagang kaki lima yang menyebabkan tersumbatnya kecepatan kendaraan yang lewat.

Suasana sepi ini malahan membuat perasaan ngak enak sewaktu memparkir motor, sebab biasanya yang parkir motor banyak juga sekarang sendirian, tetapi mengingat motornya tidak layak jual ya berani juga.

Menyusuri pinggiran jalan pasar yang terlihat mulai ramai, rupanya semua pedagang di tumpahkan kebelakang, ada pedagang yang berdampingan dengan gunungan sampah, sembari menjaga jualan nya ia selalu menutup hidungany, payahnya, langganan yang biasa di beli barang- barangnya sekarang migrasi kemana, berarti harus membuat lobby baru dengan pedagang.

Sesampainya di rumah langsung mengerjakan jus sayur, terdiri dari campuran, terong ungu, tomat, lobak, wortel, buncis, mengkudu, tauge, tempe.

Ibunya minum 3 gelas, Yasin 1 gelas tetapi di tunda dahulu, Fifi setengah mangkok, dan sisanya saya bawa kekantor dengan niat akan dipakai buka puasa nanti sore.

Di perjalanan porsneling penggantian gigi ngak enak kalau terjadi pelambatan akibat jalan perlahan, mesin suka mati.

Tiada ulasan: